India Darurat Covid-19, Seorang Istri yang Putus Asa Beri Napas Buatan ke Suaminya yang Sekarat

Di tengah kengerian itu, sebuah gambar memilukan menunjukkan seorang wanita Agra berusaha menyadarkan suaminya yang tengah sekarat karena positif Covi

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
India Today
Seorang istri dengan putus asa memberikan napas buatan kepada suaminya yang sekarat Covid-19 karena tidak ada oksigen. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus positif Covid-19 di India terus naik dan disebut oleh para pakar sebagai Tsunami Covid-19.

Melansir dari India Today, Selasa (27/4/2021), India pada hari Senin mengalami peningkatan kasus lebih dari 350.000 kasus Covi-19 dan 2.812 kematian dalam satu hari.

Baca juga: KPID Sumut Sejak 2019 Tak Kunjung Dibentuk, Baskami Ginting Beber Penyebabnya

Baca juga: Sumut Jadi Kawasan Rawan Peredaran Narkoba, Komunitas Ini Galakkan Program Desa Bersinar dan SAI

Baca juga: Pengembang Optimis Bisnis Properti di Sumut Pulih Pada Triwulan Ketiga

Sebanyak 2.812 pasien Covid-19 meninggal karena infeksi, menurut data kementerian kesehatan, menjadikan total kematian akibat virus korona menjadi 1.95.123.

Di tengah kengerian itu, sebuah gambar memilukan menunjukkan seorang wanita Agra berusaha menyadarkan suaminya yang tengah sekarat karena positif Covid-19.

q
Seorang istri dengan putus asa memberikan napas buatan kepada suaminya yang sekarat Covid-19 karena tidak ada oksigen. (India Today)

Dalam upaya putus asa untuk menyelamatkan suaminya yang positif Covid-19, seorang wanita di Agra mencoba menyadarkannya dengan bernapas ke dalam mulutnya tetapi tidak dapat menyelamatkan nyawanya.

Renu Singhal, melihat suaminya yang positif Covid-19 terengah-engah, mencoba menyadarkannya tetapi tidak dapat menyelamatkan nyawanya.

Seorang istri dengan putus asa memberikan napas buatan kepada suaminya yang sekarat Covid-19 karena tidak ada oksigen.
Seorang istri dengan putus asa memberikan napas buatan kepada suaminya yang sekarat Covid-19 karena tidak ada oksigen. (India Today)

Bahkan saat dia melakukan resusitasi mulut ke mulut pada suaminya, Ravi Singhal meninggal di pangkuannya di dalam Bajaj di luar rumah sakit di Agra.

Renu Singhal, penduduk Awas Vikas Sektor 7 di Agra Uttar Pradesh, telah membawa Ravi Singhal (47) ke Sarojini Naidu Medical College (SNMC) dan Rumah Sakit setelah dia mengalami sesak napas.

Renu Singhal menggunakan Bajaj dari kediamannya di Sektor 7 dan menuju fasilitas pemerintah.

Baca juga: Residivis Kasus Narkoba Serang Kepala Desa Rantau Panjang dan Ancam Mau Dibunuh

Baca juga: BAKU TEMBAK TERBARU di Puncak Papua, Anggota Brimob Bharada Komang Gugur, Dua Rekannya Terluka

Saat kondisinya semakin memburuk, dalam upaya putus asa untuk menyelamatkannya, Renu bahkan mencoba memberikan resusitasi atau napas buatan mulut ke mulut kepadanya.

Tapi, Ravi mati terengah-engah. Foto-foto Renu yang tampak putus asa menjadi viral di media sosial.

Laporan tentang pasien Covid-19 yang meninggal karena kekurangan oksigen dan tempat tidur di rumah sakit telah menjadi hal biasa di kota tersebut.

Baca juga: Pria Pedofil Tertangkap Basah Tarik Bocah 7 Tahun, Lalu Dipaksa Buka Baju dan Dilecehkan Dekat Rumah

Kewalahan karena peningkatan jumlah pasien yang terinfeksi virus yang belum pernah terjadi sebelumnya, rumah sakit, kehabisan oksigen medis dan tempat tidur, sekarang membuat orang menjauh.

Penolakan rumah sakit untuk menerima pasien karena tidak tersedianya tempat tidur membuat orang berlarian dari tempat satu ke tempat lainnya agar anggota keluarga mereka bisa dirawat.

q
Seorang istri dengan putus asa memberikan napas buatan kepada suaminya yang sekarat Covid-19 karena tidak ada oksigen. (India Today)

Atau paling tidak, mereka berharap anggota keluarga mereka bisa mendapatkan oksigen dan obat-obatan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved