Sempat Dibolehkan Menhub, Mudik Lebaran Dilarang Menko PMK dan Bikin Pengusaha Angkutan Kecewa
Pengusaha angkutan merasa kecewa dengan adanya pelarangan mudik lebaran 2021 nanti. Pengusaha angkutan tidak punya kesempatan perbaiki keuangan
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Belum lama ini Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sempat membolehkan mudik lebaran tahun 2021.
Namun belakangan, seminggu kemudian Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menganulir keterangan itu.
Muhadhjir melarang masyarakat untuk mudik lebaran 2021 dengan alasan kondisi pandemi Covid-19.
Baca juga: Sela Libur Natal Dan Tahun Baru, PT ALS Tidak Alami Peningkatan Jumlah Penumpang
Karena pemerintah sudah mengambil keputusan soal mudik ini, tentu ada pihak yang terdampak.
Satu di antaranya adalah usaha jasa pengangkutan.
Menanggapi aturan pelarangan mudik itu, Humas PT Antar Lintas Sumatra (ALS), Alwi Matondang merasa kecewa.
Sebab, kata Alwi, sejak pandemi Covid-19 melanda, bisnis transportasi terus tertekan dengan adanya berbagai pembatasan.
"Sejak daerah melakukan penutupan, pendapatan perusahaan turun sampai 80 persen," kata Alwi, Sabtu (27/3/2021).
Baca juga: Parlindungan Apresiasi PT ALS Bertindak Cepat
Dia mengatakan, awalnya moda transportasi yang beroperasi sebanyak 300 unit kendaraan.
Tapi sejak pandemi, moda angkutan yang beroperasi cuma 25 bus saja.
Menurut Alwi, pemerintah tidak memberikan waktu kepada pengusaha transportasi darat untuk memulihkan keuangan perusahaan.
"Padahal seminggu yang lalu katanya boleh mudik. Eh, semalam resmi dilarang. Lemas kita, padahal sudah mulai banyak persiapan," kata Alwi saat ditemui di kantor PT ALS, Jalan Sisimangaraja, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas.
Baca juga: Tangis Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Di Kantor PT ALS
Dia menjelaskan, sejak Menhub Budi Karya Sumadi membolehkan mudik, pihaknya pun langsung melakukan untuk bulan Mei mendatang.
Adapun persiapan itu mulai dari pengecekan kondisi bus, rute, hingga tenaga sopir.
"Padahal tahun ini lah yang betul-betul diharapkan. Kalau tahun lalu ka,o masih maklum, karena pandemi baru mulai," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/30052019_mudik_lebaran_bus_als_danil_siregar-3.jpg)