Tiga Penerima Vaksin Covid-19 Pfizer di Singapura Dikabarkan Mengalami Efek Samping Parah

Mereka mengalami sesak napas, bibir bengkak, pusing, ruam kulit, dan juga sesak tenggorokan setelah menerima suntikan vaksin.

Editor: AbdiTumanggor
ROSLAN RAHMAN
Warga negara Singapura 

B117 telah menyebar ke 70 negara di dunia dan disebutkan penularannya lebih ganas.

Varian B117, pertama kali terdeteksi di Kent, sebuah county di Inggris tenggara pada bulan September dan sejak itu menyebar dengan cepat ke seantero Inggris.

Menurut survei, mereka yang terinfeksi varian ini melaporkan banyak gejala, meskipun kehilangan rasa dan penciuman lebih sedikit dibandingkan varian lama.

Laporan tentang batuk meningkat dari sekitar 27 persen menjadi 35 persen dari mereka yang terinfeksi, dengan kelelahan, nyeri otot dan sakit tenggorokan juga meningkat tajam.

Para ilmuwan di Kelompok Penasihat Ancaman Virus Pernapasan Baru (Nervtag) menyimpulkan, varian baru dapat meningkatkan kematian akibat Covid-19 hingga 30-40 persen.

Namun, beberapa ahli menyebut masih terlalu dini untuk menilai klaim itu.

Baca juga: Filipina Konfirmasi Penularan Lokal Varian Baru Covid-19 dari Inggris

Adapun penyebaran virus Covid-19 di Singapura saat ini sangat terkendali.

Total tercatat 59.449 kasus Covid-19 di mana 59.181 atau 99,5 persen telah sembuh total. Hanya 47 pasien atau 0,08 persen yang masih dirawat di rumah sakit.

192 orang pasien atau 0,32 persen menjalani isolasi atau pemulihan.

Jumlah yang meninggal tetap salah satu yang terendah di dunia yaitu 29 pasien atau 0,05 persen.

Singapura saat ini telah berada pada fase new normal sejak 28 Desember lalu di mana roda kehidupan dan perekonomian sehari-hari telah stabil kembali.

Tautan Artikel:Tiga Penerima Vaksin Covid-19 Pfizer di Singapura Alami Efek Samping Parah Dan Singapura Konfirmasi 25 Kasus Varian Baru Covid-19 Inggris

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved