Tiga Penerima Vaksin Covid-19 Pfizer di Singapura Dikabarkan Mengalami Efek Samping Parah
Mereka mengalami sesak napas, bibir bengkak, pusing, ruam kulit, dan juga sesak tenggorokan setelah menerima suntikan vaksin.
Baca juga: 2,1 Juta Vaksin Covid-19 Pfizer Akan Tersedia untuk Lebanon
Pemerintah Singapura menargetkan 5,7 juta warga Singapura, Permanent Resident, dan pemegang izin tinggal jangka panjang akan selesai divaksinasi paling lambat akhir tahun ini.
Vaksinasi akan diberikan gratis kepada kelompok warga di atas dan bersifat sukarela namun sangat direkomendasikan.
Singapura Konfirmasi 25 Kasus Varian Baru Covid-19 Inggris
Singapura juga melaporkan telah mendeteksi 25 kasus varian baru virus corona dari Inggris atau disebut juga B117.
Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menyatakan Jumat malam (29/1/2021) dari total 25 kasus itu per 26 Januari 2021, 5 adalah kasus komunal atau di masyarakat Singapura sedangkan 20 adalah kasus impor dari Eropa.
Otoritas Singapura sedang menginvestigasi apakah 5 kasus komunal itu saling berhubungan satu sama lain.
Tiga pasien komunal bekerja di sebuah restoran di Hotel Bandara Changi Crowne Plaza.
Mereka sehari-hari mengantarkan makanan kepada kru pesawat dan tamu hotel.
Dua kasus lainnya adalah pasangan suami-istri.
Ada dua kasus impor lain dari Eropa yang positif B117 menurut hasil pemeriksaan awal, namun masih memerlukan konfirmasi lebih jauh.
Lebih jauh mengenai varian B117
Negeri “Singa” melaporkan kasus pertama B117 pada 23 Desember lalu.
Varian baru itu masuk ke Singapura melalui seorang pelajar perempuan berkebangsaan Singapura.
Pelajar berusia 17 tahun itu sedang berkuliah di Inggris sejak Agustus 2020 dan pulang ke Singapura pada 6 Desember.
Sehari kemudian dia mengalami demam dan dipastikan positif Covid-19 jenis B117 pada 8 Desember,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rahasia-kehebatan-singapura-tangani-virus-corona.jpg)