Fakta Memilukan di Balik Pembakaran Rumah Dinkes Intan Jaya di Hitadipa, 8 Anggota TNI Tersangka

Fakta Memilukan di Balik Pembakaran Rumah Dinas Dinkes Intan Jaya hingga 8 Anggota TNI Tersangka

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
Achmad Nasrudin Yahya via kompas
Pembakaran Rumah Dinkes Intan Jaya di Hitadipa. Prajurit TNI menelusuri kawasan Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua 

Saat rumah itu terbakar, para saksi melihat ada sejumlah orang berpakaian loreng khas seragam TNI berada di lokasi kejadian.

"Berdasarkan keterangan saksi, mereka melihat lebih dari satu orang berada di lokasi dan menggunakan seragam TNI, dan ada yang menenteng senjata," kata dia.

Dengan kesaksian itu, Komnas HAM lalu melakukan pendalaman investigasi dan akhirnya menemukan korelasi dengan kejadian sebelumnya.

Rangkaian aksi kekerasan

Frits mengatakan, kasus tersebut diketahui tidak berdiri sendiri.

Sebab, dua hari sebelumnya atau pada 17 dan 18 September 2020 telah terjadi kejadian kekerasan yang menyertainya.

Sekadar diketahui  TNI kehilangan prajuritnya Serka Syahlan saat diserang KKB di Kampung Sugapa lama, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Kamis (17/9/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun tribun-medan.com, rombongan Koramil Persiapan Hitadipa yang berangkat ke Hitadipa menggunakan enam motor, termasuk motor yang ditunggangi Serka Syahlan.

Ketika rombongan tiba di di Kampung Sugapa lama, tiba-tiba ditembaki dari dua arah dan terjadi baku tembak  sekitar tiga menit.

Saat diserang Serka Syahlan berada 100 meter di depan rombongan.

Serka Syahlan
Serka Syahlan (facebook)

Saat proses evakuasi jasad Serka Syahlan berlangsung, aparat gabungan di Intan Jaya (Satgas Mandala, Koramil Sugapa, Yonif R 400 dan Satgas Brimob), juga ditembaki KKB.  

Informasi yang beredar senjata almarhum yakni: 1 pucuk senjata laras Panjang type FNC, 25 butir munisi 5,56, dan  1 buah Magasen juga hilang.

Lalu Sabtu (19/9/2020), Pratu Dwi Akbar Utomo gugur dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi di Pos Koramil Persiapan Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Satgas Apter, Pratu Dwi Akbar Utomo, gugur karena luka tembak dalam kontak senjata itu.

Pratu Dwi dinyatakan meninggal pada pukul 14.50 WIT.

Pratu Dwi Akbar Utomo
Pratu Dwi Akbar Utomo (facebook)
Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved