Viral Medsos

Fakta-fakta Polisi Tangkap Pria yang Doyan Meremas Payudara Wanita di Jalanan Kota Medan

Korban berinisial GIV yang masih berumur 18 tahun tersebut merupakan warga Jalan Selamat Ketaren No.118 Desa Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan.

Editor: AbdiTumanggor
Tangkapan layar Instagram/@merry_ie_make_up
Ilustrasi aksi begal payudara di terekam CCTV, Kamis (13/8/2020). 

"Kemudian korban membenarkan bahwa tersangka yang ditangkap petugas Polsek Percutsettuan adalah pelaku pencurian dengan kekerasan yang dialami korban," tuturnya.

(vic/tribunmedan.com)

Baca juga: Fakta Terbaru Kembar Trena Mustika dan Treni Yana Dipertemukan TikTok setelah Terpisah 20 Tahun

Baca juga: Hati-hati sebelum Transaksi Jual-Beli Barang, Bayar Cash Diberikan Kredit, Sales Ini Diciduk Polisi

Baca juga: Kabar Terbaru John Kei, Terang-terangan Ungkap Hubungannya dengan Nus Kei, Ternyata Bukan. . .

Kasus Lainnya, Seorang Pengusaha Kecanduan Meremas Payudara

Kasus lainnya, Berikut fakta-fakta pengusaha distro di Lamongan kecanduan payudara.

Total ada 16 model cewek terbujuk diraba dan ditiduri pengusaha distro bernama M Satrya Nur Rohman (26).

Parahnya, pengusaha distro W-Rock Store ini bermodus licik membuka lowongan model hingga aksi di kamar ganti.

Peristiwa ini sudah terjadi selama tahun 2020 dalam kurun waktu antara pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Dari rangkuman data yang dihimpun SURYAMALANG.COM, berikut fakta-fakta selengkapnya:

1. Lowongan Model Produk Pakaian

Pengusaha Distro di Lamongan Kecanduan Payudara
Pengusaha Distro di Lamongan Kecanduan Payudara (suryamalang.com/hanif manshuri)

Awalnya, tersangka merayu para gadis kenalannya untuk dijadikan model mempromosikan produk pakaian di distro tempat usahanya.

Jurus Satrya cukup ampuh untuk mendatangkan para korbannya ke distro W-Rock Store di Tunggul, Kecamatan Paciran Lamongan.

Sebanyak 16 gadis belia yang berusia belasan tahun senang menyambut tawaran dari tersangka.

Para korban tidak datang berombongan, namun sesuai dengan jadwal yang sudah dikirim tersangka.

Tidak ada training khusus pada para korbannya.

Begitu korban datang, langsung diminta masuk ke ruang ganti yang ada di komplek distro.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved