BEREDAR Rekaman CCTV Penculikan Anak, Korban Dibius Pingsan dan Pelaku Masukkan ke Karung

Rekaman CCTV Penculikan Anak, Korban Dibius Pingsan dan Pelaku Masukkan ke Karung

Editor: Salomo Tarigan
Facebook / Sing Jia
Postingan bocah dibius pelaku 

TRIBUN-MEDAN.com - BEREDAR Rekaman CCTV Penculikan Anak, Korban Dibius Pingsan dan Pelaku Masukkan ke Karung

Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria membius seorang anak dan memasukkannya ke dalam karung dikecam pengguna media sosial. 

Aksi pria ini terekam CCTV dan disebarkan luas di media sosial, sehingga video tersebut viral di media sosial. 

Dalam aksinya, seorang pria memasuki rumah dengan bebas karena pagar rumah korban terbuka dengan kondisi seorang anak sedang duduk di teras.

Baca juga: TERMASUK Di MEDAN, 20 Kasus Prajurit TNI Suka Sesama Jenis, Ada Korban Lulusan Akmil,Mabes TNI Marah

Baca juga: Prabowo 20 Tahun Dicekal ke Amerika, Kini Pentagon Sambut Baik Prabowo Subianto |Strategi AS - Trump

Tanpa pikir panjang, pria berbaju hitam memasuki pekarangan rumah dan langsung mendekati korban.

Meski zaman semakin berkembang, ternyata kasus penculikan anak masih marak terjadi.

Bahkan kasus penjualan manusia belum bisa terkendali sepenuhnya.

Bahkan, belakangan marak kasus penculikan anak untuk diperjual-belikan.

Postingan mengenai seorang bocah dibius dan dimasukkan ke dalam karung ini diunggah oleh pengguna Facebook Sing Jia, pada hari Selasa (13/10/2020).

Baca juga: PERNYATAAN PRABOWO Umpama Dirinya Presiden |Gerindra Kecam Tindakan Represif Aparat

"Orang tua gagal, apalagi sama anak di rumah.

"Aku benar-benar harus mengunci gerbang di rumah," tulisnya pada postingan Facebook.

Sing Jia mengunggah dua video berkaitan dengan penculikan anak, satu video proses penculik masuk ke perkarangan rumah.

Satu video lagi ketika penculik mulai memasukkan bocah ke dalam karung untuk dibawa keluar.

Berdasarkan postingan yang diunggah oleh Sing Jia, pada rekaman CCTV terlihat pelaku menggunakan helm dan baju hitam.

Dengan santai memasuki pekarangan rumah, karena pagar rumah korban terbuka lebar.

Baca juga: PGN Siap Alirkan Gas dari Lapangan Kepodang ke Pembangkit Listrik Tambak Lorok

Ia langsung mendekati bocah dan membekap mulutnya, seketika bocah tak sadarkan diri.

Penculik diduga kuat telah membius dengan cara meletakkan zat berbahaya pada kain, karena sebelum membekap anak, dirinya mengambil sesuatu pada saku celananya. 

Tidak butuh waktu lama, dirinya berhasil membuat anak tak sadarkan diri, lebih mudah bagikan karena ketika beraksi tidak ada penjagaan orang tua. 

Aksinya belum berakhir, ia mengambil sebuah karung dan mulai memasukkan bocah ke dalam karung berwarna putih.

Baca juga: Mata Najwa Ungkap Beda Naskah RUU Cipta Kerja 905 halaman di DPR dan Naskah 812 Halaman ke Presiden

Karena terjadi sesuatu yang tidak beres, seorang bocah dari dalam rumah terlihat berlari menuju pekarangan rumah. 

Melihat ada keanehan di depan rumah, seorang bocah berlari mendekati pelaku dan memukul-mukulnya, namun tidak mempan.

Pelaku terlihat berhasil mengangkat bocah dengan karung, namun beberapa kali dipukul oleh bocah perempuan yang keluar melihat saudaranya dalam bahaya.

Pengguna Facebook geram melihat aktivitas pelaku yang membahayakan nyawa anak kecil.

Meski aksi ini tidak dijelaskan berlokasi di daerah mana pada postingan, pengguna Facebook tetap menyebut harus selalu berhati-hati, karena orang berniat jahat bisa kapan saja.

Kolom komentar juga dipenuhi dengan saran bagi setiap orang tua lebih waspada, menjaga keluarganya. 

Baca juga: Prabowo 20 Tahun Dicekal ke Amerika, Kini Pentagon Sambut Baik Prabowo Subianto |Strategi AS - Trump

Baca juga: Setelah Didemo Perangkat Desa, Dinas PMD Sergai Janjikan Minggu Depan Sudah Gajian

Baca juga: TERMASUK Di MEDAN, 20 Kasus Prajurit TNI Suka Sesama Jenis, Ada Korban Lulusan Akmil,Mabes TNI Marah

Artikel ini telah tayang di serambinews.com 

BEREDAR Rekaman CCTV Penculikan Anak, Korban Dibius Pingsan dan Pelaku Masukkan ke Karung

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved