Setelah Didemo Perangkat Desa, Dinas PMD Sergai Janjikan Minggu Depan Sudah Gajian

Saat ini sudah banyak perangkat-perangkat desa di Kabupaten Serdang Bedagai yang melakukan aksi unjukrasa karena sudah enam bulan tidak menerima gaji.

TRIBUN MEDAN/INDRA
PULUHAN perangkat desa se-Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai melakukan aksi unjukrasa ke kantor Camat Tanjung Beringin Kamis, (15/10/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Hingga saat ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Serdang Bedagai belum dapat memastikan kapan para perangkat desa se-Kabupaten Sergai akan menerima gaji.

Meski sudah enam bulan lamanya gaji tidak diterima, namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti tanggal berapa gaji akan dicairkan.

Kabid Pemerintahan Desa, Muradi Purba yang dikonfirmasi hanya bisa memperkirakan kalau gaji akan dicairkan kemungkinan pada pekan depan.

"Sudah tahu saya ada aksi demo. Perbupnya ini sedang mau ditandatangani sama Pjs (Penjabat Sementara) Bupati. Kami sedang di kantor Gubernur ini. Insallah kalau enggak ada halangan ya Minggu depanlah," kata Muradi Purba, Kamis (15/10/2020).

Meski gaji yang belum dicairkan ada enam bulan, namun Muradi saat itu menyebut kemungkinan ketika dicairkan hanya sekitar emnpat bulan yang bisa cair. Dikatakannya, untuk selanjutnya akan dilakukan pencairan sususulan.

Baca juga: Gelombang II, BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair | Jadwal Pencairan BLT / BSU Gaji Karyawan Rp 600 Ribu

Saat ini sudah banyak perangkat-perangkat desa di Kabupaten Serdang Bedagai yang melakukan aksi unjukrasa karena sudah enam bulan tidak menerima gaji.

Perangkat desa yang paling pertama melakukan aksi adalah Perangkat Desa Jatimulyo Kecamatan Pegajahan.

Belasan orang perangkatnya melakukan aksi di depan kantor desa Selasa, (13/10/2020). Kepala Desa Jatimulyo Suyanto yang dikonfirmasi mengaku saat ini pelayanan di kantor desa sudah kembali berjalan.

"Ya spontan saja mereka kemarin itu demo. Saya pun ya enggak bisa menghalangi karena inikan persoalan perut. Dari Bulan Mei sampai sekarang belum ada gajian karena. Saya saat itu hanya bisa pesan yang penting aksi jangan ada mukul-mukul meja di kantor," kata Suyanto.

Dikatakannya, aksi yang dilakukan oleh anggotanya itu tidak ada kaitannya sama Pilkada. Karena memang sudah lama tidak menerima gaji makanya perangkat desa melakukan aksi.

"Kami Kepala Desa se Kecamatan Pegajahan dan Pantai Cermin enggak ikut Bimtek ke Bandung. Ya karena ini juga, perangkat-perangkat belum gajian. Kitakan enggak enak juga untuk pergi sementara mereka seperti ini. Selain itu ya karena di sana (Bandung) banyak Covid makanya enggak mau pergi," kata Suyanto. (dra/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved