IRONI Laeli Atik Supriyatin, Cerdas Alumni UI, Pelakor hingga Pencabut Nyawa Rinaldi Harley Wismanu

Faldo Maldini: aku tracking-tracking melihat grup whatsapp, eh memang iya. Laeli Atik Supriyatin pernah jadi project officer Pemilu BEM UI 2014.

Editor: Tariden Turnip
TRIBUNNEWS/HERUDIN
IRONI Laeli Atik Supriyatin, Cerdas Alumni UI, Pelakor hingga Pencabut Nyawa Rinaldi Harley Wismanu. Tersangka Laeli Atik Supriyatin dan Djumadil Al Fajri diperlihatkan saat konferensi pers pengungkapan mutilasi, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020). 

IRONI Laeli Atik Supriyatin, Cerdas Alumni UI, Pelakor hingga Pencabut Nyawa Rinaldi Harley Wismanu

Laeli Atik Supriyatin, 27, sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan teman kencannya Rinaldi Harley Wismanu (32), bersama pasangan kumpul kebonya, Djumadil Al Fajri, 26.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Handik Zusen, mengungkapkan Laeli Atik Supriyatin selama ini hidup bersama tanpa ikatan pernikahan (kumpul kebo) dengan Djumadil Al Fajri.

Wanita berusia  27 tahun itu berasal dari Jawa Tengah.

Hal ini sesuai dengan identitas di kartu tanda penduduknya (KTP) nya.

Laeli berstatus belum menikah, sementara Fajri sudah beristri.

"Tersangka DAF sudah beristri dan dari identitasnya tercatat tinggal di Pasar Minggu, Jakarta Selatan," kata Handik, Kamis (17/9/2020) malam.

"Keduanya pasangan kumpul kebo dan tinggal mengontrak atau sewa kost, berpindah-pindah bersama. Pernah di Depok sampai ke Jakarta," katanya.

Menurut Handik, DAF pernah menjadi sopir taksi online. Namun kini berhenti dan bekerja serabutan.

"Sementara LAS berjualan kamera drone secara online. LAS juga menguasai pemetaan lokasi lewat aplikasi khusus," katanya.

Foto korban, Rinaldi (insert) dan Foto sosok Djumadil Al Fajri (DAF) dan Laeli Atik Supriyatin (LAS), tersangka pembunuhan dan mutilasi mayat pria di Apartemen Kalibata City saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)
Foto korban, Rinaldi (insert) dan Foto sosok Djumadil Al Fajri (DAF) dan Laeli Atik Supriyatin (LAS), tersangka pembunuhan dan mutilasi mayat pria di Apartemen Kalibata City saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim) (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim/Facebook.com)

Handik mengatakan karena desakan ekonomi, keduanya akhirnya berupaya menguasai harta korban Rinaldi Harley Wismanu, dengan membunuh dan memutilasinya.

Saat dihadirkan ke hadapan wartawan dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis sore, DAF dan LAS mengenakan baju tahanan warna oranye dengan kedua tangan diborgol ke depan.

DAF yang ditembak di kedua kakinya karena berupaya kabur saat ditangkap, menggunakan kursi roda. Ia kerap menundukkan wajahnya sepanjang konferensi pers.

Sementara LAS yang mengecat rambut sebahunya menjadi pirang juga melakukan hal sama. Ia kerap menundukkan wajahnya dan menutupinya dengan rambut pirangnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan, Laeli Atik Supriyatin merupakan lulusan sarjana yang cukup berprestasi.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved