Beda Nasib Bocah di Wonogiri Diburu Foto, Anak Albino di Tanzania Dimutilasi, Tubuh Dianggap Bertuah

Mwigulu, sekarang sekitar 17 tahun, baru berusia 10 tahun dan tinggal di pedesaan ketika lengannya dipotong secara brutal.

Anak albino di Tanzania. 

TRI BUN-MEDAN.com - Kisah dua anak perempuan kembar albino di Wonogori yang viral di media sosial.

Dua bocah albino Wonogiri kelahiran Rangkasbitung Banten itu kerap dikira bule oleh warga ketika diajak jalan-jalan orangtuanya.

Bahkan, tak sedikit yang mengajak swafoto bersama keduanya.

Dua balita perempuan albino itu merupakan warga Dusun Gadungan, Desa Ngambanan, Selogiri, Kabupaten Wonogiri.

Pasangan suami istri Nunung Kristanto (43) dan Suratmi (36) tak menyangka mendapat momongan dua anak perempuan kembar albino yang sekarang viral di Wonogiri.

Dijebak Eksekutif Singapura Mencuri Barang Mewahnya, PRT Parti Liyani Dibebaskan Pengadilan Tinggi

Nadya dan Nadira saat bermain dengan ibundanya di Wonogiri.
Nadya dan Nadira saat bermain dengan ibundanya di Wonogiri. (Tribun Jateng/ Agus Iswadi)

Masing-masing bernama Nadya Nur Azzahra dan Nadira Nur Ainiyah.

Sementara kembar albino Nadya dan Nadira kerap diajak selfie, kembar albino di Tanzania justru kerap terancam bahaya dan bahkan diambil bagian tubuhnya untuk dijual.

Albinisme adalah kelainan yang ditandai dengan tidak adanya pigmen pada kulit, rambut dan mata.

Tanzania memiliki salah satu tingkat albinisme tertinggi di dunia, dan orang-orang dengan albinisme menjadi sasaran serangan keji yang dimotivasi oleh takhayul.

Usai Latihan, Skuat PSMS Akan Bersantai di Pantai Cermin Sambil Bakar Ikan dan Makan Durian

Kehidupan Tragis Orang Albino
Kehidupan Tragis Orang Albino (tribunmedan)

Mereka dianggap hantu atau makhluk berhantu.

Melansir ABC News, albino Baraka dan Mwigulu di Tanzania harus tinggal dalam persembunyian karena mereka diburu atas tampilan mereka.

Mereka tidak terlahir bersaudara, tetapi takdir mereka sebagai anak-anak penderita albinisme di pedesaan Afrika telah menjadikan mereka seperti itu.

Mwigulu, sekarang sekitar 17 tahun, baru berusia 10 tahun dan tinggal di pedesaan ketika lengannya dipotong secara brutal.

Mwigulu saat berusia 14 tahun dari Tanzania
Victoria Thompson / ABC
Mwigulu saat berusia 14 tahun dari Tanzania

“Suatu hari kami sepulang sekolah,” katanya melalui seorang penerjemah. “Kami melihat dua orang yang berjalan di depan kami. … Satu menutupi wajah saya. Dan yang lainnya mulai memotong (lengan) saya. Dia memotong pertama kali dan dia meleset… Dia memotong untuk kedua kalinya dan kali ini berhasil. Lalu dia meraih lenganku dan kabur dengan itu (potongannya)."

Cara Klaim Token Listrik Gratis PLN Bulan September dan Daftar Pelanggan PLN yang Tarifnya Turun

Vicky Ntetema adalah direktur eksekutif Under the Same Sun, sebuah LSM Kanada yang didedikasikan untuk penderitaan orang-orang yang teraniaya ini.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved