Dampak Covid-19, Disparbud Karo Salurkan 722 Paket Sembako kepada Pelaku Pariwisata
Dampak pandemi virus corona (Covid-19) sudah sangat terasa bagi hampir seluruh elemen masyarakat.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
Ketika dinyatakan seputar pelaku wisata yang kemarin sempat tidak termasuk dalam verifikasi Dinas Pariwisata Sumut, pria berkacamata itu mengatakan pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut. Dirinya mengatakan, untuk dinas yang ada di daerah hanya berkewajiban untuk mendata dan menyerahkan usulan tersebut ke tingkat atas.
"Untuk tahap kedua, nanti kita lihat perkembangan Covid-19, karena kita tidak bisa memastikan apakah ada tahap kedua atau tidak. Karena kita sebatas menyampaikan usulan, namun keputusan berada di tangan kementerian," katanya.
Dirinya mengakui, memang bantuan ini merupakan bagaian stimulus yang masih jauh dari kecukupan. Untuk itu, dirinya berharap kepada pemerintah dapat mempercepat penerapan kenormalan baru (new normal).
Karena, selain sektor keselamatan jiwa kita juga harus memperhatikan sektor ekonomi masyarakat, terutama yang bergerak di pariwisata.
Karena Kabupaten Karo memang dikenal oleh masyarakat merupakan daerah yang memiliki destinasi wisata yang cukup banyak.
Sehingga banyak masyarakat sekitar, yang menggantungkan ekonominya dari sektor pariwisata.
(cr4/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/munarta-ginting-1.jpg)