Kapolri Idham Azis Batal Pensiun? Anggota DPR RI Ini Ungkap Skenarionya, Kunci Ada di Tangan Jokowi

Presiden Jokowi bisa saja tetap menaruh kepercayaan terhadap Idham Azis dengan cara memperpanjang masa jabatannya sebagai Kapolri.

Youtube Sekretariat Presiden
Jokowi resmi lantik Idham Azis 

Jadi bisa saja itu terjadi," tandasnya.

Kriteria calon suksesor Idham Azis

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto menyebut ada enam kriteria yang harus dimiliki Kapolri, pengganti Jenderal Idham Azis pada tahun depan.

Menurut Didik, tantangan yang dihadapi Polri saat ini adalah masih kurang maksimalnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut.

Sebab itu, kata Didik, Polri harus terus melakukan pengawasan ke dalam yang cukup intens, meningkatkan kinerja, dan penguatan kelembagaan.

"Serta profesionalisme para anggotanya dalam menjawab tantangan perubahan yang sedemikian cepat, Polri harus terus mereformasi diri menjadi lebih baik," ujar Didik saat dihubungi, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Politikus Demokrat itu pun menyebut calon Kapolri ke depan, minimal mempunyai enam kriteria dalam menjawab tantangan ke depan.

Pertama, Kapolri haruslah sosok yang memiliki integritas dan rekam jejak yang baik, termasuk kapasitas, kapabilitas dan kompetensi yang baik, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi sipil di negara hukum yang demokratis seperti Indonesia.

Kedua, Kapolri harus mempunyai komitmen yang utuh dalam melakukan reformasi secara berkelanjutan di institusi Polri, termasuk melakukan penguatan kelembagaan dan kinerja, serta pelayanan kepada masyarakat.

"Memastikan posisi Polri sebagai sahabat masyarakat menjadi mutlak agar trust publik terhadap Polri bisa terbangun dengan baik," ucap Didik.

Ketiga, calon Kapolri harus mampu memperkuat kerja sama dan sinergi lintas sektoral antar lembaga, utamanya dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Intelijen Negara (BIN) dalam konteks memitigasi dan merespons ancaman, tantangan, hambatan, serta gangguan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Nasib Sekolah Jika Menteri Nadiem Terapkan Sistem Belajar dari Rumah Meski Covid-19 Sudah Berakhir

Lagi Viral Penjual Rujak Mirip Syahrini, Dagangannya Laris Beli Nunggu 2 Jam, Begini Potretnya!

Keempat, Kapolri yang baru mesti merepresentasikan sosok yang visioner, cakap dan kuat dalam mengemban tugas dan tanggung jawab kepolisian, baik memelihara keamanan dan ketertiban, menjadi pengayom dan pelayan masyarakat, serta utamanya menegakkan hukum.

"Memegang teguh keadilan dan penegakan hukum yang manusiawi, persuasif dan humanis harus menjadi komitmen Kapolri kedepan," paparnya.

"Kelima, Kapolri ke depan harus memiliki akseptabilitas yan kuat dari internal kepolisian.

Itu penting supaya manajemen institusi bisa berjalan dengan baik," sambung Didik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved