Kesehatan

Selain Hindari Merokok dan Alkohol, 7 Cara Mencegah Stroke

Bahkan, tekanan darah yang terlalu tinggi bisa meningkatkan peluang stroke hingga empat kali lipat.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
ilustrasi/kompas
Stroke 

Pertahankan indeks massa tubuh maksimal 25 demi kesehatan tubuh. Minta bantuan dokter atau ahli gizi untuk membantu mendapatkan tubuh ideal.

Baca juga: Peringatan untuk Kita, Polusi Udara Picu Serangan Jantung dan Stroke

Selain itu, kita bisa mendapatkan tubuh ideal dengan cara berikut:

  • Cobalah untuk makan tidak lebih dari 1.500 hingga 2.000 kalori sehari, tergantung pada tingkat aktivitas dan indeks massa tubuh kita saat ini.
  • Tingkatkan frekuensi olahraga atau aktivitas fisik seperti jalan kaki, bermain golf, atau bermain tenis. Usahakan aktif bergerak setiap harinya.

4. Kurangi konsumsi alkohol

Terlalu banyak minum alkohol bisa meningkatkan risiko stroke. Oleh karena itu, hindari kebiasaan ini.

Jika sudah terbiasa mengonsumsi alkohol, maka kurangi kebiasaan tersebut. Kita bisa menguranginya secara perlahan hingga kebiasaan tersebut menghilang.

Selain itu, hindari konsumsi alkohol lebih dari 1,5 gelas sehari demi kesehatan kita.

 Nasib 109 Medis Dipecat Tidak Hormat lantaran Mogok Kerja, Pertanyakan Insentif Penanganan covid-19

5. Mengobati fibrilasi atrium

Fibrilasi atrium adalah bentuk detak jantung tidak teratur yang menyebabkan gumpalan yang terbentuk di jantung.

Gumpalan itu kemudian dapat melakukan perjalanan ke otak sehingga menyebabkan stroke.

"Fibrilasi atrium membawa risiko stroke lima kali lipat, dan harus dianggap serius," kata Dr. Rost.

Saat mengalami fibrilasi atrium, lakukan hal-hal berikut:

Jika kita memiliki gejala seperti jantung berdebar atau sesak napas, segera kunjungi dokter untuk pemeriksaan.

  • Konsultasikan ke dokter apakah perlu minum obat antikoagulan (pengencer darah) seperti warfarin (Coumadin) atau salah satu obat antikoagulan yang bekerja langsung untuk mengurangi risiko stroke dari fibrilasi atrium.

6. Obati diabetes

Memiliki gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah dari waktu ke waktu. Hal ini bisa menyebabkan gumpalan di pembuluh darah yang berakibat pada stroke.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved