Habis Reda Kasus Sunat BLT dari Rp 600 Ribu jadi Rp 100 Ribu, Kini Muncul Kasus Sekdes Ecek-ecek
Camat Parbuluan yang saat ini dijabat oleh Rafael Siringo-ringo mengatakan, pihaknya sudah memediasi Jenri Sinaga dan DS pada Februari lalu.
Fakta-fakta dari Kabupaten Dairi. Habis reda soal kasus sunat bansos dari Rp 600.000 menjadi Rp 100.000, kini muncul pelantikan ecek-ecek perangkat desa.
TRIBUN-MEDAN.COM - Baru-baru ini muncul Kasus dugaan kecurangan pada seleksi calon perangkat desa di Desa Parbuluan I, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.
Awalnya, Jenri Sinaga (33) dan 8 orang lainnya mendapat rekomendasi persetujuan pengangkatan sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) dari Camat Parbuluan I Pandapotan Situmorang.
Akan tetapi, saat tiba di hari pelantikan, Jenri Sinaga tak ikut dilantik.
Malahan muncul nama DS yang diangkat sebagai Sekdes oleh SM, Pj Kades Parbuluan I.
Dalam hal ini, kata Jenri Sinaga, diduga ada aroma Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).
-----
"KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) merupakan Benalu Sosial. KKN adalah suatu tindakan yang sangat merugikan bagi setiap kalangan masyarakat dan negara, dikarenakan KKN hanya menguntungkun suatu pihak tertentu yang memiliki kekuasaan berlebih sehingga orang-orang kecil dan jujur akan dirugikan."
-----
"Sepengetahuan saya, awal Maret 2020 kemarin DS diangkat sebagai Sekdes. Saya sendiri yakin lolos seleksi, karena nama saya yang mendapat rekomendasi penetapan jabatan Sekdes dari Camat," ujar Jenri Sinaga saat berbincang dengan Tribun-Medan.Com, di Sidikalang, Rabu (3/6/2020).
Camat Parbuluan yang saat ini dijabat oleh Rafael Siringo-ringo mengatakan, pihaknya sudah memediasi Jenri Sinaga dan DS pada Februari lalu.
Dalam mediasi itu, keduanya menyatakan enggan mengikuti seleksi ulang.
"Kita sudah memediasi mereka, bulan Februari lalu. Ikut hadir Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kades Parbuluan I. Saat itu, keduanya buka-bukaan. Sudah ditawarkan win-win solution, yaitu seleksi ulang, tetapi mereka tidak mau," ujar Rafael kepada Tribun-Medan.com via seluler, Kamis (4/6/2020).
Camat Rafael menuturkan, baik Jenri Sinaga, maupun DS, sama-sama mengaku memperoleh rekomendasi persetujuan pengangkatan sebagai Sekdes Parbuluan I dari Camat Parbuluan.
Rafael mengaku, sudah bicara dengan mantan Camat Parbuluan, Pandapotan Situmorang, selaku camat waktu itu. Pengakuan sang mantan camat, rekomendasi hanya untuk Jenri Sinaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kisruh-seleksi-perangkat-desa-di-dairi.jpg)