Lerai Pasutri Cekcok, Polisi di Toba Disabet Parang
Seorang anggota kepolisian di Kabupaten Toba terluka disabet senjata tajam saat sedang melerai pasangan suami istri (pasutri) yang sedang cekcok.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Juang Naibaho
Namun, Jairin malah mengamuk dan mengancam Manahan dengan mengatakan, "Kau polisi kubunuh kau".
Aiptu Manahan pun mencoba memberi tembakan peringatan untuk menenakan pelaku.
Namun, Jairin Siagian tidak menghiraukannya.
Pelaku malah menyerang Aiptu Manahan FS Nadapdap sehingga melukai lengan dan jarinya.
• Update Dugaan Korupsi Bansos Covid-19, Polda Sumut Kumpulkan Bahan dan Periksa Alat Bukti
• Periksa Enam Mantan Anggota DPRD Sumut, KPK Kumpulkan Kelengkapan Berkas untuk 14 Tersangka
Merasa situasinya sudah membahayakan, Aiptu Manahan akhirnya melepaskan dua tembakan ke arah Jairin Siagian.
Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu langsung membawa keduanya ke Rumah Sakit Umum Porsea untuk mendapatkan perawatan.
Kemudian Jairin Siagian dirujuk ke RS Bhayangkara Medan untuk tindakan medis lebih lanjut.
Khairudin mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini.
"Saat ini Polres Toba sedang Mendalami motif pelaku yang melakukan penyerangan kepada istrinya dan juga kepada petugas Kepolisian dengan menggunakan sajam," ujarnya.
(Jun-tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/polisi-dibacok-leras-cekcok-pasutri.jpg)