Fakta-fakta di Balik Kematian George Flyod yang Memantik Kerusuahan di Seantero Amerika
Tewasnya George Floyd, warga kulit hitam asal Amerika Serikat akhir-akhir ini menjadi sorotan, sebenarnya siapa sosok pria ini?
Floyd sempat tinggal di Houston, Texas.
Kemudian beberapa tahun lalu ia memutuskan untuk pindah ke Minneapolis.
Kepindahannya ke kota tersebut untuk mencari pekerjaan.
Menurut teman lamanya, Christopher Harris, Floyd kerap disapa "Big Floyd" karena tubuhnya yang tinggi dan besar.
Big Floyd sempat menikah dengan wanita bernama Roxie Washington.
Buah cinta mereka berdua melahirkan seorang putri bernama Gianna.
Putrinya tersebut kini sudah berusia enam tahun.
Menurut Washington melalui harian Houston Chronicle, mantan suaminya tersebut adalah ayah yang baik.
Sebagai orangtua, keduanya bekerja sama untuk menjadi orang tua terbaik bagi putrinya tersebut.
Pindah ke Minneapolis, Floyd kemudian memiliki kekasih bernama Courteney Ross.
Melalui harian Star Tribune, Ross mengaku patah hati ketika mengetahui Floyd tewas di tangan polisi.
"Dia mencintai kota ini. Ia datang kemari (dari Houston) dan tinggal di sini demi orang-orang di sini dan kesempatan (di sini)," kata Ross.
2. George Floyd sempat masuk bui karena kasus perampokan
Floyd memiliki riwayat pernah dibui dan merupakan residivis berdasarkan dokumen di pengadilan.
Pada 2007 ia pernah didakwa karena keterlibatannya dalam upaya perampokan bersenjata dan masuk ke kediaman orang tanpa izin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kasus-kematian-george-floyd_dibunuh-polisi.jpg)