Fakta-fakta di Balik Kematian George Flyod yang Memantik Kerusuahan di Seantero Amerika

Tewasnya George Floyd, warga kulit hitam asal Amerika Serikat akhir-akhir ini menjadi sorotan, sebenarnya siapa sosok pria ini?

TribunStyle.com/kolase Instagram
Kasus kematian George Floyd. (TribunStyle.com/kolase Instagram) 

Polisi yang bernama Derek Chauvin ini memborgol tangannya serta menindihnya pada bagian leher sehingga menyebabkan Floyd kehabisan napas dan tewas.

TRI BUN-MEDAN.com - Tewasnya George Floyd, warga kulit hitam asal Amerika Serikat akhir-akhir ini menjadi sorotan, sebenarnya siapa sosok pria ini sehingga menimbulkan aksi unjuk rasa besar-besaran?

Pria 46 tahun ini tewas setelah ditahan polisi berkulit putih pada 25 Mei lalu.

Polisi yang bernama Derek Chauvin ini memborgol tangannya serta menindihnya pada bagian leher sehingga menyebabkan Floyd kehabisan napas dan tewas.

 

Padahal warga Minneapolis ini sudah memohon pada Derek menghentikan aksinya karena ia tak bisa bernapas.

Namun entah mengapa polisi tersebut tak menghiraukan permintaan Floyd dan tetap menindih leher pria 46 tahun tersebut selama 8 menit dan 46 detik.

Peristiwa tersebut pun disaksikan oleh warga yang berada di sana dan direkam oleh mereka.

Video tersebut pun menjadi viral dan memicu aksi protes.

Tindakan Derek tersebut membuat detak jantung Floyd berhenti.

George Floyd dan polisi yang menindihnya dengan lutut, Derek Chauvin
George Floyd dan polisi yang menindihnya dengan lutut, Derek Chauvin (Tribunnews.com/tmsp.com)

Kemudian Floyd pun dibawa ke fasilitas medis Hennepin County Medical Center.

Namun nyawa Floyd tak tertolong.

Lalu siapa sosok George Floyd ini sehingga ia bisa ditahan dan kematiannya bisa memicu aksi protes yang besar di Amerika Serikat?

Inilah profil Floyd yang dirangkum TribunStyle.com dari berbagai sumber.

1. George Floyd bukan warga asli Minneapolis dan miliki nama sapaan "Big Floyd"

George Floyd, pria berusia 46 tahun yang tewas setelah lehernya ditindih polisi pada Senin (25/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat.
George Floyd, pria berusia 46 tahun yang tewas setelah lehernya ditindih polisi pada Senin (25/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat. ((Shutterstock via Sky News))

Melansir dari laman Sky News, Floyd bukanlah warga asli Minneapolis, ia lahir di North Carolina.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved