Ketika Soeharto Merasa Kapok Jadi Presiden RI setelah 31 Tahun Berkuasa, Terungkap Penyebabnya
Presiden Soeharto membahas soal desakan mundur yang disampaikan para mahasiswa, yang saat itu sudah menguasai gedung MPR/DPR di Senayan.
Presiden Soeharto mengatakan, kedudukannya sebagai presiden bukanlah hal yang mutlak.
Dengan demikian, ia pun tak mempermasalahkan apabila harus mundur sebagai presiden.
Bahkan, sebelum terpilih menjadi Presiden RI periode 1998-2003, ia pun mengingatkan, apakah benar dirinya masih mendapat kepercayaan dari rakyat Indonesia.
"Apa benar rakyat Indonesia masih percaya pada saya, karena saya sudah 77 tahun.
"Agar dicek benar-benar, daripada semuanya itu," kata dia.
Menurut Soeharto, seluruh kekuatan sosial politik, PPP, PDI, Golkar maupun ABRI mengatakan rakyat masih menghendakinya untuk menjadi Presiden saat itu.
Oleh karena itu, ia pun menerima amanat itu kembali dengan rasa tanggung jawab.
Namun hal tersebut diterima bukan karena kedudukan, tetapi justru karena tanggung jawab.
"Baiklah, kalau demikian, tentu saya terima dengan rasa tanggung jawab.
"Jadi, saya terima bukan karena kedudukannya, tetapi karena tanggung jawab," kata dia.
"Lebih-lebih pada saat kita menghadapi kesulitan akibat berbagai krisis tersebut.
"Rasa-rasanya kalau saya meninggalkan begitu saja, lantas bisa dikatakan, "tinggal gelanggang colong playu".
Berarti meninggalkan keadaan yang sebenarnya saya masih harus turut bertanggung jawab," tutur Soeharto.
Hal itu pula yang membuat Soeharto akhirnya menerima dengan rasa tanggung jawab mandat yang diberikan MPR tersebut.
"Karena itu, pada waktu itu, sekali lagi saya terima dengan rasa tanggung jawab, semata-mata terhadap negara dan bangsa Indonesia ini.
"Sekarang, ternyata baru saja timbul yang mutlak, karena itu tak masalah bila harus mundur," kata dia.
(Deti Mega Purnamasari)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Di Ujung Tanduk, Saat Soeharto Merasa Kapok Jadi Presiden..."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/soeharto-temui-istri-sukarno.jpg)