Dinas Pendidikan Karo Arahkan Guru Tetap Sesuaikan Pembelajaran di Rumah dengan Kurikulum

Bagi pelajar dan guru yang lokasi dan kondisinya tidak memungkinkan untuk dilakukan proses belajar secara daring, diminta untuk tetap menyesuaikan.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
KEPALA Dinas Pendidikan Kabupaten Karo Dr Eddi Surianta Surbakti, mengatakan karena pandemi virus Corona yang belum berakhir, pembelajaran di rumah diperpanjang hingga 1 Juni 2020 mendatang. 

TRI BUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Di tengah masa pandemi penyebaran virus corona (Covid-19) seperti sekarang ini, para pelajar hadir menjalani proses belajar mengajar terpaksa dilakukan di rumah masing-masing.

Diketahui, proses ini sudah berjalan sejak beberapa bulan terakhir saat pandemi ini menyebar ke hampir seluruh Indonesia.

Dengan kondisi ini, tentunya baik para tenaga pengajar (guru) maupun pelajar harus dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada saat ini.

Agar proses belajar tetap berjalan, berbagai cara dilakukan oleh guru dalam memberikan materi pelajaran ke seluruh muridnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Eddi Surianta Surbakti mengungkapkan, walaupun saat ini proses belajar mengajar tidak dapat dilakukan secara konvensional, namun dirinya meminta para guru tetap memberikan materi sesuai dengan kurikulum.

Dirinya mengatakan, hal tersebut dirujuk agar para siswa tetap mendapatkan kualitas pendidikan sama seperti belajar di sekolah.

"Iya tetap kita arahkan kepada guru untuk memberikan materi pembelajaran sesuai dengan kurikulum. Walaupun belajar di rumah, kita harus memastikan siswa mendapatkan kualitas belajar yang memadai," ujar Eddi, Senin (18/5/2020).

Diketahui, pada masa saat ini kebanyakan proses pembelajaran dilakukan secara online atau daring.

Namun begitu, bagi pelajar dan guru yang lokasi dan kondisinya tidak memungkinkan untuk dilakukan proses belajar secara daring, diminta untuk tetap dapat menyesuaikan.

Eddi menjelaskan, untuk pembelajaran secara daring saat ini pihaknya sudah menerapkan belajar melalui video yang ada di akun Media Sosial (Medsos) milik Dinas Pendidikan Kabupaten Karo.

Di sana, para siswa dapat mengikuti pembelajaran seperti di sekolah dengan melihat video penjelasan dari para guru.

"Kita juga ada grup di facebook sebagai sarana belajar untuk siswa, di sana guru-guru memberikan penjelasan seperti di sekolah, namun menggunakan metode yang lebih sederhana," katanya.

PT BPR Logo Karo Asri Bagikan Sembako kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Amatan www.tribun-medan.com, saat dilihat ke grup milik Dinas Pendidikan Kabupaten Karo ini terlihat banyak sekali video mengenai penjelasan materi pembelajaran dari guru. Di sana, juga tersedia kolom komentar bagi orangtua ataupun pelajar yang dapat memberikan masukan mengenai metode apa yang dapat diterapkan selanjutnya.

Sedangkan bagi guru dan pelajar yang tidak memungkinkan untuk dilakukan proses belajar secara daring, dirinya mengatakan saat ini pihaknya masih menerapkan pemberian soal seperti saat awal. Namun, saat ini mereka juga sedang mengusahakan agar para guru dapat bekerjasama dengan desa untuk membantu memberikan materi pembelajaran.

Seperti diketahui, saat ini sudah banyak desa yang melarang warga dari luar daerah untuk masuk demi terhindar dari penyebaran virus corona.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved