Ramadhan 2020

Ini Penjelasan Ilmiahnya Mengapa Saat Berpuasa Gampang Mengantuk

Nah jika ada yang menyebut puasa sangat efektif menurunkan berat badan, maka mekanisme inilah yang bisa menjelaskannya.

Editor: Ayu Prasandi
Shutterstock
Ilustrasi tidur siang 

Ini Penjelasan Ilmiahnya Mengapa Saat Berpuasa Gampang Mengantuk

TRIBUN-MEDAN.com- Bangun lebih pagi dari biasanya untuk menyiapkan makan sahur, adalah alasan pertama yang muncul dalam siklus ngantuk.

Di hari-hari pertama puasa, tubuh masih beradaptasi untuk menyesuaikan ritmenya karena biasanya masih terlelap pada waktu-waktu tersebut.

Selepas makan sahur, apakah menjadi lebih bertenaga? Ternyata belum tentu juga.

5 Trik Sehat Agar Ibu Hamil yang Berpuasa Tetap Sehat dari Dokter Cantik Ini Bisa Dicoba

Mengutip tulisan di Gana Islamika

 Lonjakan gula darah yang terjadi dalam 30 menit pertama setelah makan menjadi alasan kedua untuk merasa ngantuk.

Banyak yang memilih untuk melanjutkan tidurnya pada fase ini, alih-alih memulai lebih awal aktivitas sehari-harinya.

Saat di kantor, rasa kantuk akan kembali menyerang ketika menjelang waktu makan siang.

Dalam 5-6 jam setelah makan sahur, cadangan glukosa sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi, akan mulai menipis.

Ketika tidak sedang berpuasa, ini adalah waktu yang tepat untuk ngemil snack dan menyeruput secangkir teh manis.

Ini Rahasia-rahasia Yang Tersimpan Dalam Pelaksanaan Ibadah Puasa Ramadan

Selepas tengah hari, terkadang tubuh justru terasa lebih berenergi.

Ketika itu, cadangan glukosa sudah benar-benar habis dan tubuh mulai mengubah sistem metabolismenya. Lemak yang memang berfungsi sebagai cadangan kalori, mulai dipecah-pecah menjadi keton untuk menggantikan glukosa.

Nah jika ada yang menyebut puasa sangat efektif menurunkan berat badan, maka mekanisme inilah yang bisa menjelaskannya.

Namun sumber energi dari lemak punya kekurangan dibanding glukosa, yang berasal dari hasil memecah-mecah karbohidrat.

Molekul keton lebih besar dibanding glukosa, sehingga lebih sulit menembus barrier darah-otak. Akibatnya meski tubuh terasa lebih bertenaga, konsentrasi cenderung tetap menurun karena otak tetap kekurangan bahan bakar.

Tata Cara, Niat Waktu Salat Duha 2 Rakaat, Lengkap Serta Doa dan Penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved