Rumah Ini Sampai Diblur Google, Ternyata Saksi Bisu 937 Kasus Kejahatan, Sosok Pemilik & Korbannya
Siapa sangka, di balik keputusan Google untuk memblur gambar rumah tersebut ternyata menyimpan fakta yang mengerikan.
Ariel Castro memang melakukan hal berbeda pada Berry.
Ariel kerap membawa sang anak keluar rumah.
Setelah kelahiran anak Amanda Berry, kehidupan berubah, ketiganya saling memberikan semangat.
Penderitaan mereka hampir berakhir setelah Ariel meninggalkan ketiganya sendiri di rumah untuk pertama kali selama 10 tahun.
Pada 6 Mei 2013, Ariel keluar, benar-benar tidak ada di rumah.
Amanda dan putrinya yang berusia 6 tahun langsung melarikan diri menemui seorang tetangga.
Mereka memanggil kepolisian dan mengungkap semua kejahatan Ariel Castro.
Tiga wanita dan seorang anak berusia 6 tahun akhirnya dibebaskan.
Ariel Castro mengaku telah bersalah atas 937 tuduhan, termasuk pembunuhan, pendulikan, pemerkosaan, dan kekerasan.
Pelaku dijatuhi hukuman 1.000 tahun tanpa pembebasan bersyarat.
Namun setelah satu bulan hukuman, Castro bunuh diri di sel penjara.
Kisah kelam tersebut diangkat menjadi sebuah film berjudul Cleveland Abduction.
(Tribunnews.com/ Siti Nurjannah Wulandari)
Artikel ini sudah tayang di Tribun Style dengan judul : Fakta Ngeri Dibalik Rumah yang Diblur Google, Ternyata Menyimpan 937 Kasus Kejahatan Selama 10 Tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rumah-yang-diblur-oleh-google.jpg)