Rumah Ini Sampai Diblur Google, Ternyata Saksi Bisu 937 Kasus Kejahatan, Sosok Pemilik & Korbannya

Siapa sangka, di balik keputusan Google untuk memblur gambar rumah tersebut ternyata menyimpan fakta yang mengerikan.

Google
Rumah yang diblur oleh Google 

TRI BUN-MEDAN.com - Rumah ini sampai diblur Google. Ternyata menjadi saksi bisu hampir seribu kasus kejatahan selama 10  tahun.

Namun itulah yang ternyata terjadi pada sebuah rumah yang terletak di 2207 Seymour Ave, Cleveland, OH 44113, Amerika Serikat.

Rumah minimalis tersebut telah diblur oleh pihak Google dan tak bisa dilihat kembali seperti apa penampakannya.

Siapa sangka, di balik keputusan Google untuk memblur gambar rumah tersebut ternyata menyimpan fakta yang mengerikan.

JNE Medan Gratiskan Ongkos Kirim Bagi Lembaga Zakat dan Pengiriman APD

Dulu Nikah Hamil Duluan, Begini Kabar Mantan Suami Wulan Guritno, Berpacaran Muda & Nikah Dini


Rumah pelaku kekerasan dan penculikan tiga perempuan, Ariel Castro diblur Google, diambil Google Earth pada 2009.
Rumah pelaku kekerasan dan penculikan tiga perempuan, Ariel Castro diblur Google, diambil Google Earth pada 2009. (Google)

Runmah tersebut ternyata telah menjadi saksi bisu atas 937 kasus kejahatan selama 10 tahun lamanya.

Dari 937 kasus kejahatan tersebut, terungkap ada tiga perempuan yang menjadi korban.

Setelah diusut, rupanya rumah tersebut adalah milik seorang pria bernama Ariel Casto.

Ariel Casto diketahui telah tega menculik, memerkosa, hingga menganiaya tiga wanita sekaligus sejak tahun 2002 hingga 2013.

Dikutip The Sun, Ariel Casto sebelumnya telah memiliki seorang istri dan empat anak.

Pegawai Raffi Ahmad Kaget Lihat Foto Nagita saat Remaja, Ternyata Sudah Pakai Tas Gucci sejak SMA

Namun sang istri memilih bercerai karena Ariel Casto melakukan penganiayaan.

Tak berselang lama, sang istri meninggal dunia.

 Ariel Casto yang tinggal sendiri di rumah tersebut beralih profesi menjadi sopir bus sekolah.

Masih dalam laman yang sama, Ariel Castro menculik korban pertamanya Michelle Knight, yang kini berubah nama menjadi Lily Rose Lee.

Saat itu, Michelle diculik pada usia 21 tahun.

Michelle awalnya ditawari Ariel untuk berkunjung ke rumahnya.

Awalnya Michelle memang sudah kenal dengan Ariel, yang juga ayah teman Michelle.

Berdalih untuk menemui temannya di rumah, Ariel Castro justru menjebloskan Michelle ke kamar.

Ia melakukan tindakan kekerasan seksual berulang kali.

Lalu Ariel Castro menahan Michelle di ruang bawah tanah.

Korban dirantai agar tidak kabur.

Kondisi kamar rumah Ariel Castro
Kondisi kamar rumah Ariel Castro, pelaku kekerasan seksual dan penculikan selama 10 tahun (TheSun.co.uk/ Scope Features)

Korban kedua, Amanda Berry, diculik pada 21 April 2003, sehari setelah ulang tahunnya ke-17.

Amanda yang juga teman anak pelaku, dirayu dengan modus yang sama.

Saat Amanda pulang bekerja, Ariel Castro langsung mengajaknya bertemu sang anak.

Begitu Amanda melangkah masuk rumah kelam itu, nama Amanda Berry hilang selama bertahun-tahun.

6 Turis Terperangkap Lockdown, Kehabisan Uang dan Tinggal di Gua 1 Bulan, Ini Caranya Bertahan Hidup

Amanda juga diperlakukan sama seperti Michelle, hampir puluhan kali mereka berdua diperkosa oleh Ariel Castro.

Setahun selanjutnya, Ariel Castro menculik korban yang paling muda, yakni Gina GeJesus (14).

Ariel Castro juga melakukan kasus serupa pada Gina.

Kondisi Michelle semakin memprihatinkan, dia telah hamil dan diminta aborsi hingga lima kali.

Para wanita ditahan di lorong dan dirantai.

Lorong rumah Ariel Castro dijadikan penjara lengkap dengan rantai
Lorong rumah Ariel Castro dijadikan penjara lengkap dengan rantai. (The Sun/ Scope Features)

Mereka hanya diberi makan satu kali dalam sehari dan diberi ember untuk mandi.

Amanda Berry hamil di usia 20 tahun dan melahirkan seorang putri, Jocelyn pada Natal 2006.

Ariel Castro memang melakukan hal berbeda pada Berry.

Ariel kerap membawa sang anak keluar rumah.

Setelah kelahiran anak Amanda Berry, kehidupan berubah, ketiganya saling memberikan semangat.

Penderitaan mereka hampir berakhir setelah Ariel meninggalkan ketiganya sendiri di rumah untuk pertama kali selama 10 tahun.

Pada 6 Mei 2013, Ariel keluar, benar-benar tidak ada di rumah.

Korban Ariel Castro
Korban Ariel Castro saat wawancara dengan ABC. (The Sun/ wawancara dengan ABC)

Amanda dan putrinya yang berusia 6 tahun langsung melarikan diri menemui seorang tetangga.

Mereka memanggil kepolisian dan mengungkap semua kejahatan Ariel Castro.

Tiga wanita dan seorang anak berusia 6 tahun akhirnya dibebaskan.

Ariel Castro mengaku telah bersalah atas 937 tuduhan, termasuk pembunuhan, pendulikan, pemerkosaan, dan kekerasan.

Ariel Castro, pelaku penculikan dan kekerasan seksual
Ariel Castro, pelaku penculikan dan kekerasan seksual. (The Sun/ Scope Features)

Pelaku dijatuhi hukuman 1.000 tahun tanpa pembebasan bersyarat.

Namun setelah satu bulan hukuman, Castro bunuh diri di sel penjara.

Kisah kelam tersebut diangkat menjadi sebuah film berjudul Cleveland Abduction.

(Tribunnews.com/ Siti Nurjannah Wulandari)

Artikel ini sudah tayang di Tribun Style dengan judul : Fakta Ngeri Dibalik Rumah yang Diblur Google, Ternyata Menyimpan 937 Kasus Kejahatan Selama 10 Tahun

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved