PENEMUAN MAYAT - Petugas Berseragam APD Evakuasi Jasad Penjahit di Pajak Mini Tebingtinggi

Petugas kepolisian dan tenaga medis datang dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD)

Penulis: Alija Magribi | Editor: Salomo Tarigan
HO/tri bun medan
Proses evakuasi jenazah penjahit di Pajak Mini yang meninggal akibat sakit diabetes dan asam lambung 

TRI BUN-MEDAN.com, TEBINGTINGGI -

Seorang penjahit di salah satu kios di kawasan Pajak Mini ditemukan telungkup di bawah meja jahitnya, Minggu (19/4/2020).

Hal ini sontak mengejutkan para penjahit lainnya dan warga yang berlalu lalang di kawasan Pajak Mini, Lingkungan I, Kelurahan Badak Bejuang, Kota Tebingtinggi.

Apalagi petugas kepolisian dan tenaga medis datang dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang biasanya dipakai untuk mengevakuasi warga terinfeksi Covid-19.

Namun, dijelaskan oleh Kapolsek Rambutan AKP Suhartono, Senin (20/4/2020) siang, bahwa meninggalnya penjahit yang diketahui bernama Basrizal Tanjung (58) warga Jalan Bakti, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi itu murni akibat penyakit yang dideritanya.

HEBOH Dokter Berseragam Polisi Tembak Mati Belasan Orang, Pembunuhan Massal di Kanada

Dinyatakan Positif Covid-19, Kondisi 2 Dokter Wanita Disolasi di RS, Diduga Ditularkan Suami

Saat itu terang Kapolsek, pemilik kios tempat korban bekerja, Anwar (71), warga Jalan Pala Kelurahan Bandar Utama, membuka kios miliknya.

Sang pemilik kios langsung terkejut saat melihat korban sudah meninggal dunia dalam posisi telungkup dibawah meja.

Terang Kapolsek, selanjutnya ia bersama anggotanya beserta tim SPKT dan Tim Identifikasi Polres Tebing Tinggi segera ke lokasi guna melakukan cek dan olah TKP.

"Dari hasil penyelidikan, dan berdasarkan keterangan keluarga, penyebab kematian korban Nasrizal Tanjung, diduga akibat penyakit asam lambung dan gula yang lama diderita korban kambuh. Karena pada saat ditemukan, tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban, kata AKP Suhartono.

Adapun jasad korban dilarikan ke RSUD Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi.

Dari pemeriksaan terhadap tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan.

Sementara dari keterangan keluarga, korban diketahui mengidap penyakit Diabetes dan Asam Lambung sehingga atas meninggalnya korban, pihak keluarga enggan melakukan autopsi dan menerima jenazah

(tri bun-medan.com/Alija Magribi)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved