Virus Corona
FOTO Ini Ramai Dikomentari Warganet, Penampakan Penyimpanan 1.500 Virus di China saat Banjir Gugatan
Foto-foto itu dirilis oleh surat kabar pemerintah China, China Daily, pada tahun 2018, disebar di Twitter bulan lalu, sebelum akhirnya dihapus.
TRI BUN-MEDAN.com - Foto penampakan penyimpanan virus di China ini menjadi sorotan.
Saking ramainya, para warganet pun banyak yang mengomentari.
China menjadi sasaran tuntutan LSM dan pengacara dari pelbagai negara, karena dianggap lalai mengendalikan Virus Corona hingga menyebar ke seluruh dunia.
Hingga Senin (20/4/2020), Covid-19 sudah menginfeksi 2.414.098 orang serta merenggut nyawa 165.153 orang.
LSM Israel, Shurat HaDin, mengajukan gugatan class action terhadap China atas wabah Covid-19.
Pihaknya menilai China telah lalai membiarkan virus SARS-CoV-2 sehingga bisa tersebar luas di seluruh dunia.
Dilansir Jerusalem Post yang mengutip Newsweek, setelah gugatan Israel ini akan bergabung dengan empat tuntutan hukum yang tengah diajukan Amerika ke pengadilan AS.
Sama halnya seperti Israel, AS menuntut China atas adanya pandemi Covid-19.
Menurut istri direktur Shurat HaDin, Nitsana Darshan-Leitner, yakni Aviel Letiner, biasanya LSM ini berfokus pada kelompok terorisme.
• Angka KDRT di Berbagai Negara Meningkat, Akibat dari Dampak Pandemi Covid-19
Namun terkait corona, China dinilai tidak mampu menghindari dugaan kegagalan dalam menahan virus.
Menurutnya ini sama seperti kasus teroris yang biasa LSM tangani.
Sementara itu, gugatan yang diajukan AS karena fakta sebagian besar negara lain takut akan implikasi kekuatan ekonomi China, jelas Aviel.
Sebelumnya, beberapa tahun terakhir ini China melakukan investasi besar dalam infrastruktur Israel.
Negeri Tirai Bambu memenangkan miliaran dolar tender untuk proyek-proyek seperti lightrail Tel Aviv dan pelabuhan baru Haifa.
Setidaknya kompensasi yang harus dibayar Tiongkok atas tuntutan ini adalah senilai USD 6 Triliun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/china-batasi-ekspor-produk-medis-covid-19.jpg)