News Video
Rumah Sakit Telantarkan Balita Rujukan Covid-19, Pemkab Samosir Angkat Bicara & Klarifikasi?
Pemerintah Kabupaten Samosir mengklarifikasi serta meluruskan informasi pemberitaan salah satu media cetak yang dianggap keliru.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: M.Andimaz Kahfi
"Sesuai petunjuk dokter di sini, Balita itu tidak perlu menjalni rawat inap sehingga dikembalikan dan dianjurkan isolasi mandiri,"ujar Janri.
Janri menyampaikan, Pihak RSUD Tarutung memang tidak ada melakukan pemeriksaan laboratorium atau rapid tes.
Alasannya, sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan di RS Hadrianus Sinaga Samosir.
Sebelumnya, seorang petugas Medis RSUD Hadrianus Sinaga Panguriran yang tidak mau menyebut identitasnya menyampaikan Pasien itu menderita ISPA yang berat dan pneumonia.
Sehingga terpaksa dirujuk ke RSUD Tarutung, apalagi ruang isolasi kita belum selesai.
Sementara itu, sumber lain yang tak mau menyebut namanya di temui wartawan di Kecamatan Nainggolan menyebut ayah Balita itu bekerja sebaga staf di Jajaran Pemkab Samosir.
Sedangkan Ibu sianak yang merupakan seorang guru di Medan pulang dari Medan ke Samosir karena sekolah diliburkan.
"Iya, ada anak bayi satu tahun demam, sedankan ibunya baru pulang dari Medan. Anaknya demam panas makanya dibawa ke rumah sakit Pangururan dan dicek hasilnya negatif tapi disarankan dokter ke RSUD.
(jun-tribun-medan.com)