News Video

Rumah Sakit Telantarkan Balita Rujukan Covid-19, Pemkab Samosir Angkat Bicara & Klarifikasi?

Pemerintah Kabupaten Samosir mengklarifikasi serta meluruskan informasi pemberitaan salah satu media cetak yang dianggap keliru.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: M.Andimaz Kahfi

Sehingga tidak  perlu mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit dengan pengawasan yang intensif dari tim medis yang ada di Kecamatan Nainggolan dan selalu koordinasi dengan pihak RSUD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir.

Pada hari Jumat, (17/04/2020) Bupati Samosir di dampingi oleh Keoala Dinas Kesehatan dr Nimpan Karokaro dan Direktur RSUD Hadrianus Sinaga dr Friska Situmorang pergi mengunjungi dan melihat secara langsung perkembangan kesehatan si Anak Balita.

"Hasilnya puji Tuhan, anak balita tersebut sudah sehat dan juga sehat kedua orang tuanya serta seluruh keluarganya," ujar Rohani menirukan pengakuan orang tua si balita seperti pada videonya.

"Juga menurut orang tua anak tersebut tidak benar diterlantarkan oleh RSUD Hadrianus Sinaga Samosir dan RSUD Taput di Tarutung," sambungnya.

Pihkanya juga mengimbau kepada rekan-rekan pers dan masyarakat Umum, jangan cepat percaya dengan berita yang beredar sebelum dikonfirmasi serta jangan terlalu mudah membuat berita di media dan media sosial yang tidak akurat kebenarannya.

Apalagi mengenai berita tentang Covid 19, ada SOP dan ada kode etik kedokteran yg mengaturnya.

Diharapkan juga agar masyarakat stop memberikan stigma negatif.

"Semoga gotong royong, semangat dan kebersamaan kita tetap terjaga utk mengatasi Covid 19 ini," kata Rohani lagi menambahkan.

Pada sisi lain, informasi yang dikumpulkan Tribun Medan pada Rabu (15/4/2020) lalu, warga Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir, seorang anak balita laki-laki dikirim ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Tarutung.

Direktur RSUD Tarutung dr Janri Nababan membenarkan informasi tersebut bahwa RSUD Tarutung memang menerima Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan berasal dari Kecamatan Nainggolan, Samosir.

"Benar, pasien yang dirujuk dari rumah sakit Samosir (Hadrianus Sinaga,) kesini berdasarkan pengantar memang dari Samosir kata dr Janri, di Taput, Rabu (15/4/2020) lalu.

Menurut dr Janri, Balita yang dikirim dari RS Hadrinaus Sinaga Pangururan naik ambulans tersebut mereka terima Selasa tengah Malam pukul 23.45 WIB.

"Tadi malam dikirim naik ambulans dan kita terima pukul 23.45 WIB," ujar Janri.

Informasi dari dokter yang memeriksa serta foto dan hasil laboratorium sementara bayi tetsebut dinilai cukup diisolasi mandiri saja.

Menurut Janri, sesuai petunjuk dokter Balita tersebut cukup diisolasi dan diberi pengobatan saja.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved