UPDATE Covid19 Sumut
DAMPAK COVID-19 di Sumut, 21 Ribu Pekerja Dirumahkan, Gubernur Edy Rahmayadi Singgung Kartu Prakerja
Akan tetapi, saat ini pemerintah pusat sudah mengalihkan progam kartu prakerja untuk menangani wabah ini.
Penulis: Satia | Editor: Salomo Tarigan
TRI BUN MEDAN.COM, MEDAN- Bukan hanya aktivitas belajar mengajar dan pemerintahan yang lumpuh akibat wabah virus Corona atau Covid-19 ini.
Virus ini juga telah melumpuhkan sektor dunia bisnis, baik itu hotel dan perusahaan, seperti pabrik.
Saat ini, sudah 21.000 ribu pekerja di Sumatra Utara yang dirumahkan dan termasuk pemecetan secara sepihak atau PHK karena dampak pandemi virus ini.
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan, salah satu upaya untuk mengatasi pemecatan sepihak ini adalah dengan membantu perusahaan-perusahaan.
• Dianggap Kerap Menggangu, Seorang Ayah Tega Lakban Anaknya di Lantai, Imbas Corona Kerja di Rumah
Akan tetapi, dirinya tidak menjelaskan secara detail upaya apa yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk membantu perusahaan agar tidak mem-PHK pegawainya.
"Kita membantu perusahaan-perusahaan di Sumut sehingga tidak terjadi PHK walaupun saat ini sudah ada 21.000 karyawan yang dirumahkan dan ada yang di PHK," kata Edy, saat meninjau langsung laboratorium SWAB, di RS Universitas Sumatera Utara, Jalan Dr Mansyur, Kota Medan, Jumat (17/4/2020).
Akan tetapi, saat ini pemerintah pusat sudah mengalihkan progam kartu prakerja untuk menangani wabah ini.
Di mana, nantinya setiap pekerja akan didaftarkan untuk dibuatkan kartu ini.
Mantan Pangkostrad ini mengatakan, saat ini pemerintah Sumut tengah melakukan pendataan terhadap pekerja yang telah dirumahkan semenjak wabah ini menyerang.
Pendataan ini dilakukan mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga desa.
"Sedang kita data," ujarnya.
Untuk perusahaan, lanjut Edy, akan dibantu dengan memberikan kemudahan-kemudahan.
"Kita akan bantu kesulitan perusahaan-perusahaan ini, apakah impor, baik itu persoalan dengan pajak kondisi seperti ini, kita akan fasilitasi sehingga perusahaan-perusahaan tersebut tidak pailit tidak kolaps sehingga para karyawan tidak di PHK atau dirumahkan," ujar Edy.
Membantu perusahaan agar tidak melakukan PHK, adalah salah satu strategi mengatasi covid-19 di Sumut. "Bukan dengan PSBB. Kita lihat ke depan, dengan mengikuti instruksi pimpinan, stay at home diam di rumah, kalaupun harus keluar gunakan masker," tambah Edy.
Pendaftaran Kartu Prakerja II Dibuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gubsu-video-1.jpg)