News Video
Mayjen TNI Herman Asaribab Akhirnya Angkat Bicara soal Anggotanya Tembak 3 Polisi hingga Tewas
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab tiba di Kabupaten Mamberamo Raya
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab merespon Bentrokan Berdarah TNI VS Polri di Papua
TRI BUN-MEDAN.COM - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab tiba di Kabupaten Mamberamo Raya, Senin (13/4/2020).
Irjen Paulus Waterpauw langsung menginstruksikan jajawan perwira menenangkan anggotanya.
Jenderal polisi bintang dua itu juga menginstruksikan untuk menarik senjata yang dipegang personel kepolisian di masing-masing satuan.
“Semua yang memegang senjata kami tarik, dan kami amankan agar tidak ada aksi balasan," kata Irjen Paulus Waterpauw
Dilansir dari Kompas.com, Mayjen Herman Asaribab angkat bicara soal anggotanya yang menembak 3 polisi hingga meninggal dunia.
Ketiga polisi yang meninggal adalah Briptu Marcelino Rumaikewi, Bripda Yosias, dan Briptu Alexander Ndun.
Sementara polisi yang luka-luka bernama Bripka Alva Titaley anggota Reskrim Polsek Mamteng dan Brigpol Robert Marien anggota SPKT Polsek Mamteng.
• Instruksi Panglima TNI pada Pangdam Cenderawasih setelah Bentrok TNI Polisi yang Tewaskan 3 Polisi
• 5 Fakta Bentrokan Berdarah TNI VS Polri di Kabupaten Mamberamo Raya Papua yang Menewaskan 3 Polisi
Mayjen Herman Asaribab berjanji akan menindak tegas prajuritnya yang terbukti bersalah.
"Apa-apa yang sudah terjadi di lapangan karena ini miss komunikasi, tetapi bukan berarti selesai. Tindakan hukum tetap berjalan untuk kita menegakkan sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Herman.
Ia pun menyatakan telah melaporkan insiden tersebut ke Panglima TNI dan akan menindak oknum anggota TNI yang terlibat.
”Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menginstruksikan agar TNI dan Polri di Papua tetap menjaga semangat sinergi. Kami telah mengirimkan tim ke Mamberamo Raya untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif,” tutur Herman.
Ia juga mengucapkan ikut berbelasungkawa atas kejadian tersebut.
"Saya mewakili seluruh prajurit di Kodam XVII/Cenderawasih ikut berdukacita bagi saudara-saudara kita yang sudah mendahului, dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, keikhlasan dan kesabaran," kata Herman.
Berikut beberapa fakta bentrokan berdarah ini: