Pulang dari Luar Negeri, Sekeluarga Positif Corona, Sang Ayah Karyawan Telkom Meninggal Dunia

Karyawan Telkom yang pasien PDP yang meninggal dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Editor: AbdiTumanggor
KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA
Jenazah karyawan Telkom diantar dengan ambulans RSDH, menuju kediaman di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020). Para petugas tampak mengenakan alat pelindung diri khusus. Sementara, jenazah diletakkan di dalam kantong jenazah bewarna oranye. 

Alamsyah menjelaskan, saat ini istri dan anak pegawai Telkom itu menjalani perawatan di Rumah Sakit (RSHS) Hasan Sadikin Bandung.

Ilustrasi virus corona
Ilustrasi virus corona (Shutterstock via Kompas)

Alamsyah memastikan, selain bapak yang meninggal, istri dan anaknya yang positif Corona, hingga saat ini belum ada lagi yang positif.

"Selain 3 yang positif, tidak (belum) ada lagi," ucap Alamsyah.

Seorang Warga Dairi yang Baru Pulang dari Malaysia Alami Demam Tinggi, Telah Dibawa ke RS Adam Malik

Respons Kementerian BUMN

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhirnya buka suara soal pegawai PT Telekomunikasi Indonesia Tbk alias Telkom yang meninggal akibat virus corona.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, karyawan Telkom lainnya yang terlanjur berhubungan telah melakukan karantina diri (self quarantine).

Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan kepada rekan media soal restrukturisasi BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (18/11/2019)

"Untuk yang Telkom kalau sudah (berinteraksi) langsung dilakukan orang-orang yang memang berhubungan dengan lingkungan kerja dia itu langsung bisa dilokalisir self quarantine, karantina diri sendiri," kata Arya dalam keterangannya, Sabtu (15/3/2020).

Arya menuturkan, pihaknya bakal terus memantau orang-orang yang mengkarantina diri tersebut.

Untuk memastikan keamanan dan kebersihan, perusahaan telah melakukan sterilisasi lingkungan kerja.

"Tempat kerja dia pun sebenarnya walaupun kemarin dikatakan negatif kita sudah langsung lakukan pembersihan juga. Kita sudah antisipasi sebelumnya juga," sebut Arya. 

Sebelumnya diberitakan, karyawan Telkom yang meninggal akibat corona itu sempat disebut negatif terjangkit virus corona.

Kementerian Kesehatan juga memastikan pasien suspect virus corona yang merupakan karyawan Telkom dan meninggal di Rumah Sakit Dr Hafiz (RSDH) Cianjur, Jawa Barat, tidak terjangkit virus corona.

Namun belakangan, pasien PDP yang meninggal dinyatakan positif terinfeksi virus corona.(*)

Imbas Covid-19 Bagi Hotel Sekitar Airport, Tingkat Hunian Turun hingga 35 Persen

Pasien Berstatus PDP Corona yang Meninggal di RSUP Adam Malik Adalah Dokter Spesialis Paru

Artikel ini sudah tayang di Tribun Jakarta dengan judul : Fakta-fakta Pegawai Telkom Asal Bekasi Meninggal Positif Corona, Istri dan Anak Ikut Tertular

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved