Pasien Positif Virus Corona Bertambah, Fatwa MUI: Boleh Tidak Salat Jumat di Daerah Rawan Covid-19

Pasien Positif Virus Corona Bertambah, MUI Keluarkan Fatwa Boleh Tak Salat Jumat di Daerah Rawan Covid-19

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh yang dipasang di Terminal Penumpang Bandar Deli, Medan, Sumatera Utara, Senin (16/3/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpesan kepada masyarakat yang hendak melaksanakan salat Jumat, agar membawa sajadah atau alas sujud sendiri.

Imbauan ini bertujuan untuk mewaspadai penyebaran virus corona tipe 2 atau SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

Anies berujar, kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona harus ditingkatkan karena kasus Covid-19 masih terus bertambah, termasuk di Jakarta.

"Saat berjemaah shalat Jumat dan kegiatan shalat jemaah lainnya di masjid, bawalah sajadah sendiri atau bawa sapu tangan untuk alas sujud," ujar Anies dalam pesan suara yang dikirimkan Pemprov DKI Jakarta, Jumat (13/3/2020) siang.

Selain itu, Anies berpesan kepada jemaah salat Jumat untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah salat berjemaah.

Dia juga meminta jemaah menghindari jabat tangan.

"Untuk sementara waktu, hindari jabat tangan, hindari cium pipi. Gunakan metode lain untuk saling bersapa tanpa harus bersentuhan," kata dia.

Bagi jemaah yang sedang flu atau batuk, lanjut Anies, gunakan masker.

Anies juga berpesan jemaah untuk menerapkan etika batuk dan bersin.

"Bila tiba-tiba akan batuk atau bersin, maka tutupi mulut dan hidung dengan tisu, atau dengan lipatan siku tangan," ucap Anies.

Pembunuh Sadis di Denai Lompat ke Sungai, Kabur ke Rumah Tante dan Sembunyi di Kolong Tempat Tidur

Pasien Positif Corona Bertambah Jadi 134

Sementara itu, jumlah pasien positif virus Corona (Covid-19) di Indonesia tersu bertambah.

Juru bicara penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengumumkan, ada penambahan 17 pasien positif Covid-19, Senin (16/3/2020).

“Ada penambahan kasus sebanyak 17 kasus confirm positif,” ungkap Yurianto di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (16/3/2020).

Adapun rincian penambahan kasus tersebut terbanyak terjadi di wilayah DKI Jakarta, dengan total 14 pasien.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved