Korban Bunuh Diri Sempat Kirim Pesan via Whatsapp, Kapolsek Raya Ungkap Kronologi
Polsek Pematang Raya langsung turun ke perladangan usai menerima informasi tewasnya Rodearman Saragih.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Salomo Tarigan
TRI BUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - RS akhirnya menuntaskan keinginannya bunuh diri.
Pria 18 tahun itu nekat menenggak racun serangga hingga akhirnya terlihat terbujur kaku di perladangan milik masyarakat di Nagori Raya Bayu, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Minggu (8/3/2020) sore.
Petugas kepolisian dari Polsek Pematang Raya langsung turun ke perladangan usai menerima informasi tewasnya RS.
• DERETAN Fakta Siswi Alami Pelecehan, Berkawan Akrab dengan Pelaku hingga Mula Tersebarnya Video
• Polisi Periksa 5 Pelaku Pelecehan Siswi SMK yang Videonya Viral di Medsos
"Dari keterangan Pangulu, Mayat (Korban) yang ditemukan tersebut telah dievakuasi oleh warga dan keluarga dari lokasi perladangan ke rumah korban di mana mayat tersebut telah diketahui identitasnya yaitu RS, salah satu warga Nagori Raya Nayu," ujar Kapolsek Raya D Damanik, Senin (9/3/2020) malam.
Kapolsek menuturkan Personel Polsek Pematangraya dipimpin langsung olehnya, selanjutnya mendatangi rumah korban dan menemukan korban telah berada di dalam rumah.
Selanjutnya petugas mengumpulkan data dan keterangan terkait ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia di perladangan sesuai laporan yang diterima.
• Polisi Periksa 5 Pelaku Pelecehan Siswi SMK yang Videonya Viral di Medsos
"Dari hasil interogasi didapatkan informasi bahwa korban diduga kuat meninggal dunia akibat bunuh diri dengan minum racun serangga," terang Kapolsek.
Asumsi meninggalnya RS tersebut didukung dengan keterangan saksi atas nama E R Purba yang mengatakan bahwa sehari sebelumnya yaitu pada Sabtu (8/3/2020) pukul 23.00 WIB, korban sempat berkirim pesan melalui Whatsapp ke nomor milik saksi yang isi pesannya menyatakan korban ingin mati disertai mengirimkan file gambar racun rumput merek Dursban (dokumentasi terlampir).
Dari keterangan pihak keluarga, bahwa korban ditemukan di ladang milik keluarga dengan kondisi meninggal dunia dan keluarga menduga kuat korban minum racun dan tidak di temukan tanda tanda kekerasan pada jasad korban.
"Keluarga juga menenerangkan mengevakuasi korban dari lokasi perladangan adalah atas inisiatif keluarga sendiri," pungkas pria dengan tiga balok emas di pundak ini.
Lantaran menolak dilakukan autopsi jenazah dan tidak ditemukannya unsur pidana usai pemeriksaan visum luar di Puskesmas Raya, Polsek menyerahkan akhirnya prosesi pemakaman jenazah Rodearman kepada keluarga.
• Siswi SMA di Bolaan Mongondow Meronta Digerayangi, Pelaku Sebut Hanya Becanda
• Lirik Lagu yang Dibikin Dul Jaelani untuk Tiara Idol, Sungguh Romantis Buat Heboh
(tri bun-medan.com/Alija Magribi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/racun-ilustrasi.jpg)