Virus Corona

Gara-gara Virus Corona, Israel dan Palestina Kompak, Tolak Warga Asing hingga Tutup Gereja Betlehem

Gara-gara Virus Corona, Israel dan Palestina Kompak, Tolak Warga Asing hingga Tutup Gereja Betlehem

Editor: Salomo Tarigan
MUSSA ISSA QAWASMA/REUTERS via kompas
Gara-gara Virus Corona, Israel dan Palestina Kompak, Tolak Warga Asing hingga Tutup Gereja Betlehem. FOto: pekerja memakai pakaian pelindung untuk membersihkan Gereja Betlehem dengan disinfektan 

"Seperti yang kau lihat, ada banyak mayat korban corona.

Sudah seperti ini selama enam hari karena kurangnya kemampuan untuk menguburkan dengan baik."

 PERAN SOEHARTO Dalam Karya Pramoedya Ananta Toer, Diungkap Fadli Zon Mesin Tik Melalui Soemitro

Petugas medis membawa pasien ke dalam ruang isolasi Gedung Pinere RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan menerima total 31 pasien dengan status dalam pemantauan dan pengawasan berkaitan dengan virus Covid-19 atau virus Corona dan saat ini masih diobservasi secara intensif.
Petugas medis membawa pasien ke dalam ruang isolasi Gedung Pinere RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan menerima total 31 pasien dengan status dalam pemantauan dan pengawasan berkaitan dengan virus Covid-19 atau virus Corona dan saat ini masih diobservasi secara intensif. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
"Ini tidak pernah selesai," jelasnya, dilansir Mirror.

Ada beberapa mayat yang dia tunjukkan, sudah disimpan cukup lama di sana.

"Kadang-kadang mereka harus menyimpan mayat di sini untuk 5 sampai 6 hari," jelasnya.

Pria yang merekam video itu, kini sudah ditangkap pihak berwajib.

Berkasnya juga telah dilimpahkan ke pengadilan setempat.

Memang saat itu dia menjelaskan, bahwa para pekerja kewalahan membersihkan semua mayat yang tidak ada habisnya.

Bahkan, dia juga menyebut pemerintah Iran menutupi tingkat kematian sebenarnya.

Perawatan Mayat Covid-19 Berbeda dari Mayat Biasa

Cuplikan rekaman video yang menunjukkan penanganan jenazah di sebuah rumah sakit di Iran. (mirror.co.uk)
Cuplikan rekaman video yang menunjukkan penanganan jenazah di sebuah rumah sakit di Iran. (mirror.co.uk) (Mirror.co.uk)

Iran menggunakan prosesi Islam untuk mengebumikan jasad..  

Jadi, mayat-mayat tersebut harus dibersihkan menggunakan air dan sabun sebelum dikuburkan.

Namun menurut pengakuan dua pekerja medis di Qom pada CNN, kebiasaan tersebut beberapa kali ditangguhkan.

Dalam upaya pencegahan wabah, mereka tidak lagi mematuhi aturan pedoman penguburan dalam Islam.

Sebagai gantinya, mayat-mayat korban corona akan dirawat menggunakan kalsium oksida.

Tujuannya, agar mereka tidak mencemari tanah jasad lain yang sebelumnya sudah dikubur.

Jadwal Pertandingan Liga 1 Persib vs Arema FC, Pelatih Mario Gomez Mainkan Oh In Kyun (Mantan Persib

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved