Virus Corona
Gara-gara Virus Corona, Israel dan Palestina Kompak, Tolak Warga Asing hingga Tutup Gereja Betlehem
Gara-gara Virus Corona, Israel dan Palestina Kompak, Tolak Warga Asing hingga Tutup Gereja Betlehem
"Seperti yang kau lihat, ada banyak mayat korban corona.
Sudah seperti ini selama enam hari karena kurangnya kemampuan untuk menguburkan dengan baik."
• PERAN SOEHARTO Dalam Karya Pramoedya Ananta Toer, Diungkap Fadli Zon Mesin Tik Melalui Soemitro
Ada beberapa mayat yang dia tunjukkan, sudah disimpan cukup lama di sana.
"Kadang-kadang mereka harus menyimpan mayat di sini untuk 5 sampai 6 hari," jelasnya.
Pria yang merekam video itu, kini sudah ditangkap pihak berwajib.
Berkasnya juga telah dilimpahkan ke pengadilan setempat.
Memang saat itu dia menjelaskan, bahwa para pekerja kewalahan membersihkan semua mayat yang tidak ada habisnya.
Bahkan, dia juga menyebut pemerintah Iran menutupi tingkat kematian sebenarnya.
Perawatan Mayat Covid-19 Berbeda dari Mayat Biasa
Iran menggunakan prosesi Islam untuk mengebumikan jasad..
Jadi, mayat-mayat tersebut harus dibersihkan menggunakan air dan sabun sebelum dikuburkan.
Namun menurut pengakuan dua pekerja medis di Qom pada CNN, kebiasaan tersebut beberapa kali ditangguhkan.
Dalam upaya pencegahan wabah, mereka tidak lagi mematuhi aturan pedoman penguburan dalam Islam.
Sebagai gantinya, mayat-mayat korban corona akan dirawat menggunakan kalsium oksida.
Tujuannya, agar mereka tidak mencemari tanah jasad lain yang sebelumnya sudah dikubur.
• Jadwal Pertandingan Liga 1 Persib vs Arema FC, Pelatih Mario Gomez Mainkan Oh In Kyun (Mantan Persib
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gara-gara-virus-corona-israel-dan-palestina-kompak-tolak-warga-asing-hingga-tutup-gereja-betlehem.jpg)