Istri Aniaya Suami
Kakak Korban Penganiayaan Istri Hingga Dirujuk Ke Rumah Sakit, Minta Diselesaikan Secara Baik-baik
Saat ditemui Tribun Medan di RS Sembiring, Jalan Delitua, Zaskia mengatakan, bahwa kasus ini sebaiknya diselesaikan dengan cara baik-baik.
"Saya juga pernah berencana untuk membakar diri sebelum penganiayaan ini terjadi," ungkapnya.
"Rasanya tidak ada lagi ceria menjalani hidup ini," tambahnya.
Lebih lanjut, sekali lagi Yettiur mengaku sudah tidak tahan dengan sikap suaminya.
"Saya pernah ke psikiater pada 2017 untuk mencari solusi atas masalah yang saya hadapi. Saya juga tidak pernah lagi keluar rumah. Suntuk kali stres rasanya," bebernya.
Masih kata Yettiur, apalagi melihat tingkah suami yang suka memukuli dirinya dan melempar. Mmembuat dirinya selama ini hanya bisa mengelus dada dan bersabar.
"Pernah saya bilang sama dia, kalau enggak bunuh saja saya. Cekiklah leher saya ini, enggak apa-apa kok," akunya.
Terkait peristiwa tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Delitua berhasil amankan ibu rumah tangga yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap suaminya yang menderita lumpuh bertahun-tahun.
Kasus penganiayaan tersebut dilakukan wanita paruh baya ini dilakukan lantaran faktor ekonomi.
"Kasus penganiayaan ini dipicu oleh faktor ekonomi," ujar Panit II Polsek Delitua Ipda Bambang Wahid saat memberikan keterangan press release di Mako Polsek Deli Tua, Senin, (24/2/2020).
Hal tersebut lantaran si istrinya ini tak tahan lagi dengan masalah ekonomi yang dihadapi keluarganya.
"Dalam pengakuan istrinya, ia juga mengaku kerap mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya. Istrinya yang bekerja karena suaminya lumpuh. Pelaku sering dipukul sama korban. Karena tidak tahan, pelaku akhirnya menganiaya korban," kata Ipda Bambang.
Informasi lain yang berhasil dihimpun Tribun Medan, dalam kasus penganiayaan ini, berawal saat pelaku menyerahkan diri ke Polsek Delitua.
Di mana dalam keterangannya, pelaku menyebut telah memukuli suaminya dengan menggunakan benda tumpul.
Dari laporan tersebut, Ipda Bambang Wahid, langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Di lokasi, petugas mendengar suara teriakan korban meminta tolong dari dalam rumah.
"Kami langsung mendobrak pintu depan rumah dan melihat korban tergeletak di lantai kamar dengan mengunakan celana pendek dalam kondisi luka koyak kepala dan seluruh badan biru-biru bekas pukulan. Kami dibantu warga sekitar langsung membawa korban ke rumah sakit dan mengamankan sejumlah barang bukti," tutupnya.
(mft/tribun-medan.com)