10 Perampok Bersenjata di Kutai Tikam Penjaga Sarang Walet, Anak Disandera Hingga Dipukul Balok
Peristiwa itu bermula pada Selasa sekitar pukul 22.00 WITA, datang 10 perampok bertopeng. Mereka mematikan listrik rumah.
Para pelaku yang memegang badik langsung menusuk dada Tohir.
Dia terjatuh mengeluarkan banyak darah dan tewas.
Tohir mengalami empat tusukan di bagian dahi, dada, dan punggung.
Tusukan di dada hingga menembus paru-paru sampai dinding bagian luar jantung.
Sebagian lagi memegang balok dan memukul anaknya.
• Daftar Kader Partai yang Duduki Kursi Komisaris Bank BUMN
• 5 Fakta Pemukulan Penyiar Radio, Dihajar Mantan Pacar Nagih Utang Rp 10 Juta, Nangis Telepon Ibu
• Asisten Nia Ramadhani Ketipu Oknum Ojol, Uang Rp 5 Juta Raib
• Dikenal Sangat Mementingkan keluarga, Ini Pengorbanan Ashraf Sinclair untuk Noah Sinclair
"Saya lihat bapak jatuh ditikam, kami disandera," kata dia.
Sutiani terkena sabetan di lengan kanan.
Dari dua orang anaknya, Irfansyah anak tertua turut dipukul seorang pelaku menggunakan ulin.
Melihat suami sudah tak berdaya, komplotan perampok bertopeng ini langsung meninggalkan rumah tanpa mebawa apa-apa.
Polisi hingga kini masih mengerjar para perampok sadis tersebut. (*)
Artikel ini sudah tayang di Tribunnews dengan judul : 10 Perampok Keroyok Rumah Penjaga Sarang Walet, Korban Tewas Ditusuk dan Anaknya Disandera
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perampokan-sandra-korban-dan-anaknya-di-kutai.jpg)