10 Perampok Bersenjata di Kutai Tikam Penjaga Sarang Walet, Anak Disandera Hingga Dipukul Balok

Peristiwa itu bermula pada Selasa sekitar pukul 22.00 WITA, datang 10 perampok bertopeng. Mereka mematikan listrik rumah.

Istimewa via KOMPAS.com
Rumah korban yang dirampok para komplotan perampok berlokasi di kilometer 45 Desa Selerong, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (19/2/2020) malam. 

Para pelaku yang memegang badik langsung menusuk dada Tohir.

Dia terjatuh mengeluarkan banyak darah dan tewas.

Tohir mengalami empat tusukan di bagian dahi, dada, dan punggung.

Tusukan di dada hingga menembus paru-paru sampai dinding bagian luar jantung.

Sebagian lagi memegang balok dan memukul anaknya.

Daftar Kader Partai yang Duduki Kursi Komisaris Bank BUMN

5 Fakta Pemukulan Penyiar Radio, Dihajar Mantan Pacar Nagih Utang Rp 10 Juta, Nangis Telepon Ibu

Asisten Nia Ramadhani Ketipu Oknum Ojol, Uang Rp 5 Juta Raib

Dikenal Sangat Mementingkan keluarga, Ini Pengorbanan Ashraf Sinclair untuk Noah Sinclair

"Saya lihat bapak jatuh ditikam, kami disandera," kata dia.

Sutiani terkena sabetan di lengan kanan.

Dari dua orang anaknya, Irfansyah anak tertua turut dipukul seorang pelaku menggunakan ulin.

Melihat suami sudah tak berdaya, komplotan perampok bertopeng ini langsung meninggalkan rumah tanpa mebawa apa-apa.

Polisi hingga kini masih mengerjar para perampok sadis tersebut. (*)

Artikel ini sudah tayang di Tribunnews dengan judul : 10 Perampok Keroyok Rumah Penjaga Sarang Walet, Korban Tewas Ditusuk dan Anaknya Disandera

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved