Kesehatan

Beredar Kronologi Meninggalnya Suami BCL Ashraf Sinclair, Kasus CrossFit Bikin Meninggal Mendadak

Beredar Kronologi Meninggalnya Suami BCL Ashraf Sinclair, Kasus CrossFit Bikin Meninggal Mendadak

Editor: Salomo Tarigan
Instagram BCL, Daily Mail
Beredar Kronologi Meninggalnya Suami BCL Ashraf Sinclair, Kasus CrossFit Bikin Meninggal Mendadak 

Beredar Kronologi Meninggalnya Suami BCL Ashraf Sinclair, Kasus CrossFit Bikin Meninggal Mendadak

T R I B U N-MEDAN.com - Beredar Kronologi Meninggalnya Suami BCL Ashraf Sinclair, Kasus CrossFit Bikin Meninggal Mendadak.

//

KRONOLOGI ini belum mendapat konfirmasi dari pihak Bunga Citra Lestari.

Kumpulan Kisah BCL, 11 Tahun Bunga Citra Lestari & Suami, Insiden Salah Nama hingga Kematian Ashraf

Tapi dari yang beredar di sosial media, detik-detik meninggalnya almarhum sesuai aporan dari dokter anestesi yang sedang berjaga di RS Metropolitan Medical Center.

Kabar meninggalnya Ashraf Sinclair mengejutkan banyak orang, Selasa (18/2/2020).

IPhone Segera Luncurkan Smartphone Terbaru, iPhone SE2 dengan Harga Relatif Terjangkau

Seperti diketahui, ia merupakan salah satu artis tanah air yang memiliki pola hidup yang sehat.

Viral Calon Mempelai Perempuan Tewas Kecelakaan, Sempat Sebar Undangan Pernikahan, Ini Kronologinya

BCL Langsung Pesan 2 Liang Lahat Berdampingan di San Diego Hills, Bukti Cinta Sejati Ikuti Habibie?
BCL Langsung Pesan 2 Liang Lahat Berdampingan di San Diego Hills, Bukti Cinta Sejati Ikuti Habibie? (Kolase Tribun Timur via Tribunnews.com)

Setiap kegiatan olahraganya pun juga sering dibagikan.

Apalagi ayah dari Noah Sinclair itu juga sempat mengantarkan BCL ke studio RCTI sebagai juri Indonesian Idol.

Meninggalnya Ashraf hingga kini masih disebabkan serangan jantung.

Berikut ini kronologi yang beredar di sosial media.

Diingatkan kembali jika kronologi ini belum mendapat konfirmasi.

Tapi kurang lebih sama seperti penjelasan dari Maia Estianty yang sempat melayat.

Selamat pagi dok, izin melaporkan kronologi A.S

Alm datang  ke IGD MMC sudah tidak ada nadi, apnea, bibir sianosis, pupil midriasis maksimal

dialkukan RJP, intubasi epinefrin masuk setiap 3 menit. setelah 3 mnit pupil midriasis maksimal, refleks cahaya negatif lalu dinyatakan meninggal.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved