10 Fakta Pelaku Pembunuhan dan Pembakar Wanita di Banyuwangi, Sakit Hati dan Malu Dipanggil Boboho

Sella juga mendengar Rosida pernah berkata ke Ali agar jangan makan terus karena sudah gendut dan nanti akan seperti boboho.

Tribun Mataram Kolase/Facebook
Pembunuh dan pembakar wanita di Banyuwangi. 

Sedangkan ponsel korban dijual seharga Rp 1,2 juta.

6. Belikan baju usai jual motor dan ponsel korban

Pelaku sempat menggunakan uang hasil penjualan untuk membeli baju istrinya.

Sementara sisanya digunakan untuk menebus motornya yang telah digadaikan.

Inilah Foto-foto Abah Cijeungjing Bertemu Habib Rizieq, Kyai yang Diantar Istri Pertama Nikah Lagi

Sebelum berhasil ditangkap oleh polisi, pelaku sempat sembunyi di salah satu hotel.

7. Tewas sebelum dibakar

Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Arman Asmara Syarifuddin menegaskan korban meninggal bukan karena dibakar tapi dibunuh lebih dahulu oleh pelaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang menunjukkan bahwa tidak ada bekas asap di tenggorokan korban.

"Korban meninggal dunia karena ada tekanan di leher sebelah kiri. Yang pasti korban kekurangan oksigen. Dan tidak benar korban meniggal karena terbakar," jelas Arman.

Dugaan awalnya ada empat tersangka namun setelah dikerucutkan oleh polisi, diketahui bahwa korban dibunuh oleh Ali Heri Sanjaya, rekan kerjanya di warung makan.

Kabar Terkini Virus Corona : 910 Tewas, 40.553 Positif Terinfeksi

8. Direncanakan seminggu sebelumnya

Arman mengatakan pelaku sudah merencanakan seminggu sebelum pembunuhan dilakukan.

Baru kenal kurang dari sebulan Ali Heri Sanjaya mengaku belum sebulan mengenal korban Rosidah.

9. Sering dipanggil boboho, gendut dan sumo

Saat di warung makan, Ali mengaku tidak ikut melayani pembeli.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved