Jokowi Tak Mau WNI Eks ISIS Dipulangkan, Menteri Fachrul Razi: Saya Tidak Mau Lagi Ngomong di Media

Menurut Fachrul Razi, semua itu merupakan wewenang Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Menteri Agama, Fachrul Razi sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

Ditanya Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Menteri Fachrul Razi: Saya Tidak Mau Lagi Ngomong di Media

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Agama (menag) Fachrul Razi enggan banyak biara soal isu pemulangan WNI eks ISIS di Timur Tengah.

Hadir dalam tayangan YouTube metrotvnews, Rabu (5/2/2020), Fachrul Razi bahkan mengaku enggan bicara soal teknis pemulangan WNI eks ISIS itu ke hadapan media.

Menurut Fachrul Razi, semua itu merupakan wewenang Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mulanya, Fachrul Razi mengungkap soal kehadiran pemerintah dalam kasus ini.

Ia menilai, kehadiran pemerintah tak harus selalu diartikan dengan memulangkan ratusan WNI eks ISIS itu.

"Kehadiran negara itu jangan diartikan kemudian untuk memulangkan dia atau memberikan kewarganegaraannya," ucap Fachrul Razi.

"Bukan seperti itu."

Menurut dia, apa yang kini dilakukan pemerintah sudah menunjukkan kepedulian pada warga negaranya.

"Dengan kita duduk sama-sama membahas bagaimana yang disampaikan Bapak Presiden tadi menunjukkan kepedulian kita kepada mereka," kata Fachrul Razi.

"Apapun keputusan kita, kita pulangkan atau tidak itu menunjukkan kepedulian kita atau kehadiran negara pada masalah mereka."

Lantas, ia kembali menegaskan kehadiran pemerintah dalam hal ini tak berarti harus memulangkan WNI eks ISIS tersebut.

"Saya kira seperti itu, tidak bermakna harus dipulangkan," ucap dia.

Namun saat ditanya lebih lanjut, Fachrul Razi enggan bicara banyak.

Ia pun menyinggung nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved