Jokowi Tak Mau WNI Eks ISIS Dipulangkan, Menteri Fachrul Razi: Saya Tidak Mau Lagi Ngomong di Media
Menurut Fachrul Razi, semua itu merupakan wewenang Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
"Tapi dengan Bapak Presiden mengatakan kita bahas bersama lagi tentang positif negatifnya itu sudah menunjukkan kehadiran negara di sana," kata Fachrul Razi.
Bahkan, Fachrul Razi enggan menjawab saat ditanya sisi positif dan negatif pemulangan WNI eks ISIS.
Menurut dia, hal itu adalah wewenang Menko Polhukam Mahfud MD. Fachrul Razi menyebut dirinya tak akan banyak bicara di depan media.
Jika ada usulan, Fachrul Razi akan langsung berdikusi dengan Mahfud MD.
"Saya kan bagian dari pemerintah, kami sudah sepakat yang ditunjuk untuk koordinasi adalah Menko Polhukam."
"Nanti saat saya duduk sama beliau lah saya bicara lebih teknis," tutup Fachrul Razi.
Simak video berikut ini menit ke-19.20:
Tanggapan Pengamat Intelijen
Pada kesempatan itu, Pengamat Intelije Soleman B Ponto menilai pemulangan WNI eks ISIS dari Timur Tengah tak perlu dilakukan.
Dilansir TribunWow.com, Soleman B Ponto menyebut tak ada alasan untuk melakukan pemulangan tersebut.
Menurutnya, WNI eks ISIS itu bahkan sudah pernah berkomitmen meninggalkan Indonesia. Sehingga kini tak perlu meminta untuk dipulangkan.
Sejak awal, Soleman sudah terang-terangan tak setuju terkait rumor pemulangan WNI eks ISIS dari Timur Tengah itu.
"Mereka sudah berangkat siap mati di sana untuk bertempur membela negara yang lain."
Ia menambahkan, WNI eks ISIS yang pernah berani mati demi kelompok teroris itu tak perlu dipulangkan.
Sebab, ada kekhawatiran mereka akan melakukan aksi terorisme jika sudah kembali ke Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/menteri-agama-fachrul-razi.jpg)