Akhyar Uji Coba Lintasan Transportasi Massal Skema BTS yang Akan Dioperasikan

Uji coba BTS akan berlangsung selama satu tahun. Pada masa uji coba tersebut, masyarakat dapat menggunakannya secara gratis.

DOK. Humas Pemerintah Kota Medan
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution, melakukan uji coba lintasan transportasi massal skema Buy The Service (BTS), Rabu (6/2/2020). 

“Alhamdulillah, kami mengusulkan 8, tapi 5 koridor yang disetujui Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Insyaallah (koridor) akan terus berkembang," kata Akhyar, setibanya di Terminal Amplas.

"Kemudian, Terminal Amplas saat ini sedang dalam proses tender. Rencananya awal April mulai pembangunan. Nantinya Terminal Amplas akan memiliki fasilitas setaraf bandara,” tambah  Akhyar.

Sementara itu, usai uji coba Kasubdit Angkutan Massal Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Hadi Setyabudi mengatakan, pihaknya memberi bantuan kepada kota-kota besar di Indonesia termasuk Medan, melalui program pengembangan angkutan massal skema BTS.

“Kemenhub menyediakan anggaran Rp 50 miliar untuk moda transportasi massal skema BTS di Kota Medan. Berarti anggaran 1 koridor sebesar Rp 10 miliar,” kata Hadi.

Akhyar pun berharap, hadirnya moda  transportasi massal BTS dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat, serta mengurai kemacetan.

Akhyar menambahkan, jika ke depannya sistem tersebut berjalan lancar, akan dilakukan pembangunan interkoneksi antar moda guna memudahkan masyarakat

“Jadi tidak ada yang dirugikan dalam sistem ini,” kata Akhyar.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved