Pakar Herpetologi LIPI Ungkap Kenapa Ada Orang 'Merasa' tak Mempan (Kebal) saat Digigit King Kobra

Pakar herpetologi dari LIPI, Amir Hamidy angkat bicara soal aksi Norjani, pawang ular dari Mempawah dan berujung maut.

Editor: Tariden Turnip
Dokumentasi Pribadi Roni Kurniawan
Pakar Herpetologi LIPI Ungkap Kenapa Ada Orang 'Merasa' tak Mempan (Kebal) saat Digigit King Kobra. Ice (27) asal Desa Mentulik, Kabupaten Kampar, Riau, sedang bercengkerama dengan dua ekor king kobra di depan rumahnya. 

Padahal tak ada orang yang kebal terhadap bisa ular, apalagi bisa king kobra yang bisa sekali gigit sangat besar, sekitar tujuh mililiter. Dapat membunuh seekor gajah, apalagi manusia.   

"Jika digigit ular tersebut, mau tidak mau harus segera dilarikan ke rumah sakit agar mendapat anti-venom," katanya.

Amir juga menyebut, king kobra adalah ular jenis Ophiophagus atau pemakan ular.

Pentingnya edukasi ke masyarakat

Amir menyebut, kasus Norjani bukanlah yang pertama kali di Indonesia.

Untuk mencegah korban gigitan ular bertambah, pemerintah terus melakukan edukasi terkait ular berbisa.

Tujuannya, menurut Amir, agar mencegah konflik ular dengan manusia dan tentunya menjaga populasi ular.

"Kasus Norjani seharusnya menjadi pelajaran berharga.

Untuk itu, ular terpanjang dan berbisa didunia tersebut seharusnya masuk ketagori hewan dilindungi.

Tujuannya, mencegah konflik dengan manusia dan mengontrol populasinya," pungkasnya.

Detik-detik pawang ular dan dukun kampung Norjani beratraksi dengan king kobra 5 meter
Detik-detik pawang ular dan dukun kampung Norjani beratraksi dengan king kobra 5 meter (facebook)

Panji Petualang yang selama ini dikenal sebagai pawang dan penjinak hewan turut bersuara atas kematian Norjani, pawang ular asal Desa Pak Utan, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, saat beratraksi dengan King Kobra miliknya.

Panji pun angkat bicara ihwal dirinya yang sering dikaitkan dengan kejadian tersebut.

Berbicara di kanal YouTube-nya dalam video berjudul "DI G1G1T ULAR | PANJI YANG DISALAHKAN ??", Panji mengatakan, pawang itu meninggal lantaran tak langsung mendapatkan pertolongan pertama.

"Pawang tersebut tidak langsung melakukan imobilisasi untuk perlakukan penolongan pertama, tapi dia malah masih berkomunikasi dengan rekannya dan masih memegang ularnya," ucap Panji seperti dikutip Kompas.com, Selasa (28/1/2020).

Sambil Merangkul King Cobra, Panji Si Petualang Sebut Kelebihannya, Begini Respons Spontan Luna Maya. Video tayangan acara Ini Baru Empat Mata menjadi trending nomor satu di YouTube pada Sabtu (21/12/2019). Dalam acara Empat Mata itu, menghadirkan Panji Petualang yang dikenal sebagai penakluk ular. (Channel Youtube Trans 7 Official)
Sambil Merangkul King Cobra, Panji Si Petualang Sebut Kelebihannya, Begini Respons Spontan Luna Maya. Video tayangan acara Ini Baru Empat Mata menjadi trending nomor satu di YouTube pada Sabtu (21/12/2019). Dalam acara Empat Mata itu, menghadirkan Panji Petualang yang dikenal sebagai penakluk ular. (Channel Youtube Trans 7 Official) (Channel Youtube Trans 7 Official)

Kata Panji, seharusnya imobilisasi pada orang yang terkena gigitan ular adalah harus tak peduli siapa pun korbannya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved