Mantan Bupati Dilempari Kotoran Babi, Keributan saat acara Syukuran Pemenangan Kepala Desa di Nias

Mantan Bupati Dilempari Kotoran Babi, Keributan saat acara Syukuran Pemenangan Kepala Desa di Nias

Editor: Salomo Tarigan
HENDRIK YANTO HALAWA via kompas
Mantan Bupati Dilempari Kotoran Babi, Keributan saat acara Syukuran Pemenangan Kepala Desa di Nias. Foto: seorang ibu berusaha melindungi mantan Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi, usai terjadi pelemparan dengan kotoran babi 

Namun melihat situasi semakin tidak kondusif, maka Idealisman memutuskan kembali pulang ke rumah.

Saat menuju mobil di situlah terjadi pelemparan dengan kotoran babi.

VIRUS Corona - Jerman Umumkan Wabah Melanda Negaranya, Negara Kedua di Eropa yang Terpapar

Namun Idealisman mengaku kotoran babi itu tidak mengenai dirinya.

 "Memang ada yang berusaha melemparkan kotoran babi, tapi tidak mengenai saya," katanya.

VIRUS CORONA WUHAN, Pasien Virus Corona Sembuh dari Kritis, Pengakuan Pria 23 Tahun

Presiden Uji Ketangguhan Kapal Selam Buatan Indonesia KRI Alugoro-405 dengan Jelajah hingga 5 Bulan

Sejumlah warga yang hadir, terutama ibu-ibu, langsung mengevakuasi Idealisman ke salah satu rumah warga.

Idealisman menduga, aksi itu sudah terencana.

Sebab pada tahun 2010 lalu dirinya pernah dilempari barang serupa di desa tersebut, karena desa itu salah satu basis pendukung pesaingnya pada pilkada.

Stroke dan Penyakit Jantung, Ternyata Cabai Bisa Mengurangi Risiko Stroke karena Kandungan Vitamin B

BREAKING NEWS: 4 Porter Bandara Kualanamu Ditangkap Polisi, Pencurian Tas Koper Penumpang Lion Air

Melalui akun facebooknya, Idelisman Dachi juga memberikan klarifikasi pelemparan kotoran babi kepadanya.

Berikut kronologi yang dipaparkannyaa:

#SEKEDAR_TAU

Adiknya saya Kasi Kuliah Dokter, abang KANDUNGNYA ancam saya dipanggung;

1. Jumat, Sehari sebelum kejadian Pak kades Wisnu Duha datang ketempat saya bawa undangan syukuran dan berharap saya hadir dan saya putuskan saya hadir.

2. Sabtu, sebenarnya niat saya tdk mau hadir tp krn mengingat pak kades datang langsung bawa undangan, saya tidak enak maka jam 13.00 sy tiba di desa HILISATARÒ utk menghadiri acara syukuran Pak Wisnu Duha.

3. Setelah acara jedah telah selesai, pembawa acara undang saya untuk saya sumbangkan sebuah lagu, sebenarnya saya tdk mau krn memang saya tdk bisa nyanyi.

4. Pembawa acara desak terus utk saya mau nyanyi, dan saya merasa tdk enak jika saya menolak, akhirnya saya naik kepanggung.

5. Saat saya naik ke panggung untuk nyanyi tiba² ada pemuda pake kacamata hitam (adiknya seorang #Dokter yang saya kuliahkan) mendekat dan ngancam saya, sedikit terjadi keributan akhirnya Tuan Rumah datang utk menetralisir dan akhirnya kami kembali ketempat kami.

6. Setelah kembali duduk kira² setengah jam kemudian ada info mobil kami di blok pake kendaraan utk tdk bisa lewat, kami lapor ketuan rumah dan pak wisnu keluar utk melihat keadaan,

Krn situasi tak kondusif maka saya putuskan utk pulang,

Saat menuju mobil disitulah terjadi pelemparan terhadap saya.

Demikian info supaya tdk simpang Siur.

7. Sepertinya ini sudah terencana dengan baik apa yg mereka lakukan.

8. Saya Teringat saat Tahun 2010 yl kamipun pernah dilempar di desa HILISATARÒ.

9. Adikmu seorang Dokter yg saya kuliahkan saat saya Menjabat,

Itukah balasanmu dan segenap keluargamu?

10. Memang Celakalah orang yg mengandalkan Manusia.

Sedangkan sang pengundang yakni Kades Wisnu Duha juga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian memalukan yang menimpa tamunya Idealisman Dachi.

Berikut permohonan maaf  Kades Wisnu Duha:

Secara pribadi maupun atas nama Kepala Desa Hilisataro Gewa saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada Bpk Idealisman Dachi, atas kejadian pada acara peresmian Kepala Desa Hilisataro Gewa Kecamatan Toma Kab Nias Selatan.

Sungguh sangat disesali sekali tindakan biadab seseorang yang tak punya otak.

Kejadian ini diluar dugaan saya pak Idealisman Dachi.... Namun saya akan selalu berusaha untuk mengetahui apa yang sesungguhnya ini bisa terjadi, jika Bpk mengambil tindakan hukum, maka saya nyatakan siap untuk bersaksi dan siap bertanggung jawab atas segala konsekuensi hukum.

Sekali lagi saya memohon maaf yang sebesar besarnya kepada Bpk Idealisman Dachi, semoga Tuhan memberi kekuatan kepada Bpk dan terkutuklah wahai engkau manusia yang biadab, engkau telah mempermalukan saya kepada para Undangan yang hadir di acara peresmian saya sebagai Kepala Desa.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberi petunjuk yang terbaik kepada saya maupun kepada pak Idealisman Dachi.

Dikutip dari kompas.com

Mantan Bupati Dilempari Kotoran Babi, Keributan saat acara Syukuran Pemenangan Kepala Desa di Nias

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved