Mantan Bupati Dilempari Kotoran Babi, Keributan saat acara Syukuran Pemenangan Kepala Desa di Nias

Mantan Bupati Dilempari Kotoran Babi, Keributan saat acara Syukuran Pemenangan Kepala Desa di Nias

Editor: Salomo Tarigan
HENDRIK YANTO HALAWA via kompas
Mantan Bupati Dilempari Kotoran Babi, Keributan saat acara Syukuran Pemenangan Kepala Desa di Nias. Foto: seorang ibu berusaha melindungi mantan Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi, usai terjadi pelemparan dengan kotoran babi 

Mantan Bupati Dilempari Kotoran Babi, Keributan saat acara Syukuran Pemenangan Kepala Desa di Nias

T R I B U N-MEDAN.com - Mantan Bupati Dilempari Kotoran Babi, Keributan saat acara Syukuran Pemenangan Kepala Desa di Nias.

//

Mantan Bupati Nias Selatan, Sumatera Utara, Idealisman Dachi dilempari kotoran babi saat menghadiri acara syukuran atas pemenangan Kepala Desa Hilisatoro Gewa, atas nama Wisnu Duha, Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (25/1/2020) siang. 

Kronologi Pencurian di Bandara Kualanamu, CCTV Rekam Aksi 4 Porter Lion Air sampai Akhirnya Diciduk

BREAKING NEWS: 4 Porter Bandara Kualanamu Ditangkap Polisi, Pencurian Tas Koper Penumpang Lion Air

Idelaisman Dachi kepada Kompas.com yang dihubungi melalui saluran daring mengaku sebenarnya ia tidak berniat hadir.

Namun mengingat Kepala Desa Wisnu Duha langsung yang mengundang, akhirnya Idealisman pun hadir.

Pada Sabtu (25/1/2020) pukul 13.00 WIB, Idaelisman tiba di Desa Hilisatarò untuk menghadiri acara syukuran tersebut. 

VIRUS CORONA WUHAN, Pasien Virus Corona Sembuh dari Kritis, Pengakuan Pria 23 Tahun

Saat itu, pembawa acara undang dirinya untuk menyumbangkan sebuah lagu.

"Nggak bisa nyanyi pun didesak untuk ke panggung, namun menghargai si tuan rumah, dengan terpaksa akhirnya naik ke panggung," ujarnya.

Saat naik ke panggung untuk mulai bernyanyi, tiba-tiba ada pemuda memakai kacamata hitam mendatangi dan mengancam Idealisman.

VIRUS CORONA WUHAN, Pasien Virus Corona Sembuh dari Kritis, Pengakuan Pria 23 Tahun

Sempat terjadi keributan.

Akhirnya tuan rumah datang untuk menetralisir dan akhirnya Idealisman kembali ke tempat semula.

Setelah kembali duduk, kurang lebih 30 menit, ada informasi bahwa mobil Idealisman diblok sehingga kendaraan itu tidak bisa lewat.

Ia pun menyampaikan masalah ini kepada tuan rumah.

Lalu Kepala Desa Wisnu Duha langsung melihat keadaan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved