Putri Kladia Kenang Momen Indah Pacaran dengan Kapten (Anm) Erizal Sidabutar
Hubungan Alm Kapten (Anm) Erizal Sidabutar dengan sang pacar, Putri Kladia, sebelum terpisah selamanya, ternyata cukup intens.
"Pernah sekali, ada orang berkata enggak enak ke saya. Dia langsung emosi. Saya selalu bilang ke abang, jangan pernah main fisik ke orang. Kalau sama saya, dia enggak pernah marah," kata Putri.
Salah satu pesan terakhir Alm Erizal kepadanya, yakni almarhum akan pulang lebih awal jika berhasil keluar dari daerah konflik dengan selamat.
"Hari Sabtu tanggal 14 kemarin, sebelum dia meninggal, kami teleponan. Dia minta doa. Dia bilang mau pergi tugas, medannya sulit. Dia bilang, 'kalau aku selamat, aku pulang tanggal 25 Desember'," kata Putri.
Kapten (Anm) Erizal Zuhri Sidabutar berpulang di usia 29 tahun. Ia merupakan anggota Sat 81 Kopassus, satuan yang membidangi masalah Penanggulangan Teror.
Putra kedua pasangan Aiptu Rukur Sidabutar dan Elisabeth Christina br Siahaan ini gugur dalam baku tembak dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, Selasa (17/12/2019) lalu.
Saat itu, Erizal dan regunya tengah ditugaskan menjamin keamanan warga di daerah tersebut. Sebab, warga melaporkan sering mendapat gangguan keamanan, antara lain berbentuk intimidasi dan penjarahan harta-benda, dari KKSB.
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel (Sus) Taibur Rahman melalui rilis pers menyebut, hari itu ada dua prajurit Kopassus TNI yang gugur, yaitu Erizal dan Serda Rizky Ramadhan. (cr16/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/putri-kladia-kekasih-erizal-zuhri-sidabutar.jpg)