Dokter Gigi Maruli Togatorop, Ditinggalkan Istri karena HIV dan Bangkit dari Keterpurukan

Perjuangan hidupnya ini ia tulis menjadi sebuah buku berjudul “Dokter Kena HIV-Perjuangan Penerimaan Diri Hingga Membuka Diri”.

KOMPAS.com/RENI SUSANTI
Drg Maruli, salah satu orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) tengah menceritakan kisah hidupnya di Bandung, belum lama ini. 

Kulitnya pun berubah drastis menjadi bersisik.

Saat itu yang ada dalam pikirannya adalah kematian.

“Saya sekaligus mendapat dua gelar.

Terinveksi HIV dan duda. Istri sendiri non reaktif, dia tidak terinfeksi HIV,” ungkapnya.

Lama dinanti, kematian tak kunjung datang.

Itulah yang membuat Maruli semangat dan mencoba bangkit.

Semangat inilah yang membuat kondisi Maruli membaik.

Pindah ke Merauke

Setahun setelah vonis, Maruli mengirim surat ke Kementerian Kesehatan.

Ia menceritakan kondisinya dan meminta dipindahkan kembali ke Merauke, Papua.

Di Merauke, ia kembali bekerja seperti biasa menjadi dokter gigi.

Meski hidup sendiri, ia tetap semangat untuk sembuh dengan mengonsumsi ARV dan menerapkan pola hidup sehat.

“Saya terbuka pada siapapun tentang kondisi saya HIV positif.

Kalau ada pasien yang nanya, saya juga ceritakan,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia pun berbagi informasi dengan banyak orang terkait HIV-AIDS.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved