Dokter Gigi Maruli Togatorop, Ditinggalkan Istri karena HIV dan Bangkit dari Keterpurukan

Perjuangan hidupnya ini ia tulis menjadi sebuah buku berjudul “Dokter Kena HIV-Perjuangan Penerimaan Diri Hingga Membuka Diri”.

KOMPAS.com/RENI SUSANTI
Drg Maruli, salah satu orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) tengah menceritakan kisah hidupnya di Bandung, belum lama ini. 

TRIBUN-MEDAN.com-Maruli Togatorop dengan penuh kegetiran menceritakan awal dirinya tahu positif HIV-AIDS.

Saat itu, pria yang berprofesi sebagai dokter gigi ini bolak balik rumah sakit. Ia tidak sedang bertugas, namun menjadi pasien.

“Saya tidak tahu sakit apa, bermacam dokter spesialis belum menemukan diagnosa yang pasti,” ujar Maruli kepada Kompas.com di Bandung, Minggu (1/12/2019).

Hingga Juli 2014, dokter yang menangani Maruli memutuskan untuk melakukan pengecekan HIV-AIDS.

Hasilnya, Maruli HIV positif.

Betapa kagetnya Maruli mendengar hasil yang disampaikan dokter.

Meski bekerja di bidang kesehatan, ia merasa awam dengan penyakit itu.

“Saya korban ketidaktahuan walau saya medis.

HIV hanya fakta medis, tidak beda dengan fakta kronis lainnya.

Dia tidak memilih siapa yang akan diinfeksinya,” tutur Maruli.

Terpuruk

Semakin hari kondisi Maruli semakin drop. Apalagi setelah keluarga tidak menerima kenyataan tersebut dan menolak keberadaan Maruli.

Puncaknya saat sang istri memutuskan untuk menceraikan Maruli.

Penolakan itu membuat kondisi Maruli makin terpuruk.

Berat badannya drop dari 75 kilogram ke 45 kg.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved