Menikmati Kopi Simpanan Mertua di Bangunan Khas Belanda

Kopinya berasal dari Sidikalang dan Aceh Gayo, dengan jenis kopi Arabika kualitas terbaik.

Tribun Medan/Gita Nadia Tarigan
Suasana Repvblik Kopi yang beralamat di Jalan Pemuda nomor 19 F-G, A U R, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com -Sudah berdiri sejak 2012 lalu, Repvblik Kopi tidak hanya dikenal dengan kopi unggulannya bernama kopi simpanan mertua, namun juga konsep ruangannya yang terbilang unik sebab mengusung konsep ala Belanda.

Pengelola Repvblik Kopi, Naya Harris mengatakan, kafe ini memang sengaja dibangun ala bangunan Belanda. Hal tersebut dikarenakan kecintaan sang pemilik dengan arsitektur Belanda.

Tongkrongan yang beralamat di Jalan Pemuda nomor 19 F-G, A U R, Kecamatan Medan Maimun, menghadirkan suasana ruangan tempo dulu, yang didukung dengan berbagai furnitur kuno seperti telepon rumah, jam dinding kuno, cangkir serta furnitur kuno lainnya yang sengaja dipajang di sekitar tangga.

Suasana Repvblik Kopi yang beralamat di Jalan Pemuda nomor 19 F-G, A U R, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.
Suasana Repvblik Kopi yang beralamat di Jalan Pemuda nomor 19 F-G, A U R, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. (Tribun Medan/Gita Nadia Tarigan)

Tidak ketinggalan, potret bangunan tua kota Medan dengan ukuran cukup besar menghiasi setiap sudut dinding. Pintu, jendela, serta kursi dan meja membuat siapapun yang mampir kesini serasa berada di zaman dahulu.

"Ini bangunan baru, bukan peninggalan Belanda, cuma karena bos kami, Pak Salimin Djohan, suka dengan konsep gedung ala Belanda, ya dibangun persis kayak Belanda. Selain itu alamat ini juga mendukung. Di sekitaran sini kan memang banyak gedung-gedung peninggalan Belanda dulu," katanya, Jumat (8/11/2019).

Tidak ada alasan khusus memilih nama Repvblik kopi, Naya mengatakan tongkrongan ini memang khusus buat penikmat kopi, sebab kopi yang disajikan adalah kopi pilihan terbaik yang langsung diambil dari petani.

"Kopi unggulan disini adalah, kopi simpanan mertua dan kopi jantan. Kopi simpanan mertua itu, kopi yang disimpan dalam karung selama tiga tahun, tapi masih dalam bentuk gabah,sehingga spesial karena asamnya berkurang, aromanya lezat, dan rasanya lebih enak dan unik," katanya.

Ia mengatakan pasokan kopi berasal dari Sidikalang dan Aceh Gayo, dengan jenis kopi Arabika kualitas terbaik. Ia menjelaskan selain kopi simpanan mertua, kopi jantan juga difavoritkan para pengunjung.

"Biasanyakan kalau kopi bijinya ganda, ini tunggal, jadi rasa kopinya lebih kuat. Kami juga menyediakan kopi bubuk dan biji kemasan 200 gram, yang bisa digiling disini," katanya.

Revublik Kopi terdiri dari satu lantai dengan Kapasitas hingga 50 orang. Tongkrongan ini juga menyediakan free WIFI, musala, dan toilet. Bicara menu, Revublik Kopi menyediakan lima pilihan kopi, coklat, Brewed Tea (Hot Pot), empat pilihan teh, dan Cold Beverages.

Untuk harga kopi, coklat, brewed tea (hot pot) dibandrol mulai Rp25 ribu. Sedangkah teh mulai Rp15 ribu hingga Rp25 ribu. Tidak ketinggalan, tongkrongan ini juga menyediakan ragam cemilan seperti roti bakar, ubi rambat, risol, dan lainnya yang dibadrol mulai Rp15 ribu.

"Kafe ini juga terbuka buat yang mau sewa tempat untuk ulang tahun dan perayaan lainnya. Tidak dikenakan biaya sewa. kami buka Senin sampai Sabtu mulai pukul 11.00 hingga 10 malam. Untuk informasi lebih lengkap bisa mampir langsung ke Repvblik Kopi atau instagram @repvblikkopi," katanya.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved