Diminta Ceraikan Sang Istri, Pria ini Mengamuk dan Bunuh Selingkuhannya di Kandang Ayam

Paur Humas Polres Rohul Ipda Ferry Fadli mengatakan, tersangka berhasil ditangkap sekitar Rabu (30/10/2019), pukul 10.30 WIB.

HO
Polisi menggelar konpres penangkapan biduan 

Diminta Ceraikan Sang Istri, Pria ini Mengamuk dan Bunuh Selingkuhannya di Kandang Ayam

TRIBUN-MEDAN.com - J (35), wanita yang ditemukan tewas diduga dibunuh dalam kandang ayam di Desa Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau ternyata seorang biduan.

Ia dibunuh oleh pria selingkuhannya berinisial SN alias Udin (25). Kasus tersebut berhasil diungkap Polres Rohul.

Paur Humas Polres Rohul Ipda Ferry Fadli mengatakan, tersangka berhasil ditangkap sekitar Rabu (30/10/2019), pukul 10.30 WIB.

Pengungkapan kasus ini, sambungnya, dilakukan oleh aparat gabungan Satreskrim Polres Rohul, Polsek Rambah dan di back up tim Jatanras Polda Riau.

"Pelaku ditangkap disebuah rumah di Dusun Mondang Kumango, Desa Sungai Kumango, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu," katanya kepada Kompas.com, Rabu.

Baca: Siapa Ayen dan Mak Te? KPK Geledah Rumah Mereka soal Kasus Wali Kota Medan Dzulmi Eldin

Baca: Kabag Hukum Pemko Ikut Diperiksa KPK soal Suap Wali Kota Dzulmi Eldin, Suherman Melambaikan Tangan

Pelaku, katanya, mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan. Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan dan mengenai kaki pelaku sebelah kanan.

Ferry mengungkapkan, motif tersangka Udin nekat membunuh karena korban belum mau menceraikan suaminya.

Antara pelaku dengan korban terlibat hubungan asmara.

"Korban seorang biduan organ tunggal. Dia berpacaran dengan pelaku. Keduanya sudah sama-sama berkeluarga," jelasnya.

Sebelum membunuh korban, lanjut dia, pelaku bertemu dengan korban untuk membicarakan hubungan mereka.

Saat itu, pelaku meminta korban agar menceraikan suaminya. Namun, korban meminta waktu selama satu tahun.

"Mendengar hal itu, pelaku emosi dan mereka terlibat cekcok. Pelaku kalap lalu mencekik dan memukuli korban menggunakan batu, sehingga korban akhirnya meningal dunia," ungkap Ferry.

Baca: Seorang Bocah Disunat Selama 4 Jam, Orang Tuanya Pingsan saat Melihat Hasil Sunatannya

Baca: Taklukkan SMA Wahidin Sudirohusodo, SMA Sutomo 1 Melaju ke Semifinal Honda DBL 2019

Setelah membunuh biduan tersebut, tersangka kabur ke wilayah Sumatera Utara.

Petugas mendapat informasi bahwa pelaku sembunyi di Desa Bulu Sonik, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawan.

Tim gabungan berangkat ke Sumut untuk mengejar pelaku.

"Saat itu pelaku ditemukan di salah satu cucian kendaraan. Namun, pada saat akan ditangkap pelaku melarikan diri," sebut Ferry.

Setelah dilakukan pengejaran, petugas belum berhasil menangkap pelaku.

Selanjutnya, Rabu pagi, petugas mendapat informasi dari anggota Polsek Tambusai bahwa pelaku berada di salah satu rumah di Dusun Mondang Kumango, Desa Sungai Kumango, Kecamatan Tambusai, Rohul.

"Pada saat dilakukan penggerebekan, pelaku ditemukan sedang tidur di sebuah rumah kosong. Ponsel korban juga ditemukan sedang dicas," kata Ferry.

Barang bukti lain yang diamankan adalah 1 unit sepeda motor, 3 buah batu bata, pecahan kaca, 1 buah tas sandang, pakaian dan satu helai jilbab milik korban.

Ferry menyebutkan, pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Baca: Untuk Kesejahteraan Rakyat, Lokakarya Ini Merumuskan Keseimbangan Konservasi dan Produksi SDA

Baca: Tak Perlu Pandangan Fraksi, Komisi III DPR RI Setuju Idham Azis Jadi Kapolri

"Pelaku juga kita jerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 15 tahun penjara," tutup Ferry.

Diberitakan sebelumnya, J (35), warga Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, ditemukan tewas penuh luka di dalam kandang ayam.

Paur Humas Polres Rohul Ipda Ferry Fadli mengungkapkan, korban diduga tewas dibunuh.

"Dugaan kuat korban dibunuh. Namun hasil visum belum kami dapat," ungkap Ferry saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (25/10/2019).

Kasus ini, sambung dia, sedang diselidiki Satreskrim Polres Rohul dan Polsek Rambah.

Korban ditemukan tewas pada Kamis (24/10/2019) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi penuh luka di dalam kandang ayam di kebun sawit masyarakat di Desa Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rohul.

Awalnya, enam orang petani hendak memanen sawit milik M Sulehudin.

Setibanya di kebun, para saksi tersebut melihat asap di dapur rumah yang ada di kebun.

"Setelah dicek oleh saksi, lantai rumah papan di bagian dapur sedang terbakar. Selanjutnya para saksi mencari air untuk memadamkan api," kata Ferry.

Namun, pada saat saksi berkeliling mencari air di sekitar rumah, mereka melihat ada orang yang tertelungkup penuh luka di dalam kandang ayam.

Atas temuan itu, saksi menghubungi pemilik lahan, namun nomor teleponnya tidak aktif. Sehingga saksi menghubungi warga setempat.

Baca: Raih Juara dan Pecahkan Rekor Kejurnas NPC Indonesia, Reza Persembahkan Medali Buat Orangtua

Baca: Paslon Perseorangan di Pilkada Tanjungbalai Harus Dapat Dukungan Minimal 11.392 Warga

Warga, kata Ferry, selanjutnya melaporkan ke Bhabinkamtibmas Bripka Abdul Rahman.

"Personel Polsek Rambah dan tim identifikasi Polres Rohul menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP," kata Ferry.

Usai olah TKP, jasad korban dibawa ke RSUD Pasir Pangaraian di Rohul.

Namun, pada saat jenazah akan dibawa ke rumah sakit, seorang pria bernama Safari datang ke Polsek Rambah, yang mengaku wanita tewas tersebut adalah istrinya.

"Keterangan dari Safari ini, istrinya pergi dari rumah sehari sebelum ditemukan meninggal dunia. Dia memastikan barang-barang milik korban yang ditemukan di TKP, berupa dompet berisikan angsuran kredit sepeda motor beat, miliknya," ujar Ferry.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terungkap, Perempuan Tewas Penuh Luka di Kandang Ayam Dibunuh Selingkuhan"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved