Raih Juara dan Pecahkan Rekor Kejurnas NPC Indonesia, Reza Persembahkan Medali Buat Orangtua

Atlet atletik National Paralympic Committee Sumatera Utara, Reza Pramana Perangin-angin akhirnya berhasil

Penulis: Chandra Simarmata |
Istimewa
Atlet Cabor atletik NPC Sumut, Reza Pramana Perangin - angin. Reza sukses meraih tiga medali pada kejurnas NPC Indonesia 2019 di Jawa Tengah 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Atlet atletik National Paralympic Committee Sumatera Utara, Reza Pramana Perangin-angin akhirnya berhasil menunaikan janjinya meraih medali pertamanya di ajang bergengsi tingkat nasional.

Tak tanggung, atlet muda kelahiran 4 Juni 1996 ini langsung memboyong tiga medali sekaligus dari kejuaraan nasional (kejurnas) NPC Indonesia yang tuntas digelar 28 Oktober 2019 di Surakarta, Jawa Tengah.

Turun di nomor tolak peluru putra klasifikasi tuna daksa F44, atlet asal Kabupaten Langkat ini sukses menyabet medali emas.

Pencapaian Reza tidak hanya sukses meraih emas, dia juga memecahkan rekor nasional milik atlet Kalimantan Selatan Yahya. Reza yang masih merupakan atlet junior ini sukses mencatatkan jarak lemparan 10,97 meter.

"Alhamdulillah bang, di nomor tolak peluru dapat medali emas dengan jarak lemparan 10.94 meter. Sebelumnya catatan rekor tolakan terbaik saya sejauh 10.60 meter," ujarnya, Rabu (30/10/2019).

Tak hanya meraih emas, Reza rupanya juga menyabet 2 medali perak dari nomor lempar cakram dan lempar lembing. Atas total Raihan 1 emas dan 2 medali perak tersebut, secara keseluruhan Reza mengaku bangga sekaligus senang. Apalagi di ajang kejurnas pertamanya ini dia harus berhadapan dengan para atlet senior NPC dari berbagai provinsi.

"Kalau di lembing senang karena pecah rekor sendiri juga yang awalnya cuma 35 meter sekarang jadi 37.15 meter. Tapi untuk cakram sedikit kecewa, walaupun dapat perak tapi gak pecah rekor sendiri, malah turun yang awalnya 33 bisa turun ke 30 meter," tambahnya.

Lebih lanjut kata Reza, kejurnas NPCI tahun ini menjadi langkah awal baginya untuk menorehkan prestasi lebih tinggi lagi. Jalan anak ketiga dari enam bersudara ini masih panjang.

Ke depan, Reza memiliki mimpi untuk bisa terus berprestasi di dunia olahraga. Karena itu dia tak mau menyia-nyiakan tiap kesempatan yang didapatnya. Prestasi medali menjadi awal baginya untuk bisa berlaga di ajang yang lebih besar seperti Asean Paragames, hingga Asian games.

"Medali ini yang terutama saya persembahkan buat orangtua. Selain itu, prestasi ini juga buat pelatih dan kawan kawan yang memberi suport. Setelah ini persiapan untuk even nasional Peparnas dan di daerah ada pelatda juga nanti," pungkasnya.

Terpisah, ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting turut mengapresiasi para atlet yang berhasil meraih medali. Tak terkecuali Reza. Menurutnya Reza merupakan salah satu atlet junior yang potensial. Bakat tersebut bagi NPC Sumut akan terus dibina dan dikembangkan untuk menorehkan prestasi ASI yang mengharumkan nama Sumatera Utara.

“Potensi Reza sangat baik, tidak hanya meraih emas, dia juga berhasil pecahkan rekor nasional atas nama Yahya dari Kalsel dengan 10,97 meter. Ini membuktikan pembinaan kita dari Sumut berhasil. Kita tetap fokus membina atlet – atlet potensial yang kita siapkan untuk ajang kejurnas maupun internasional,” kata Alan.

Biofile
Nama: Reza Pramana Perangin-angin
TTL: Langkat, 4 Juni 1996
Ayah: Mbantu Peranginangin
Ibu: Risna Wati Br Karo
Prestasi:
- Medali Emas nomor tolak peluru Kejurnas NPC Indonesia 2019 di Jawa Tengah
- Medali perak lempar cakram Kejurnas NPCI 2019 di Jawa Tengah
- Medali Perak lempar lembing Kejurnas NPC Indonesia 2019 di Jawa Tengah

(Cr11/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved