Kabag Hukum Pemko Ikut Diperiksa KPK soal Suap Wali Kota Dzulmi Eldin, Suherman Melambaikan Tangan

Kadispenda Suherman tak banyak berkomentar, saat ditanya terkait pemeriksaan. Ia membenarkan dengan sebuah kalimat.

TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
KPK turut memeriksa Kabag Hukum Setda Kota Medan Bambang terkait kasus suap terkait proyek dan jabatan tahun 2019 dengan tersangka Wali Kota Tengku Dzulmi Eldin, Rabu (30/10/2019) di Kantor Kejati Sumut, Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - KPK turut memeriksa Kabag Hukum Setda Kota Medan Bambang terkait kasus suap terkait proyek dan jabatan tahun 2019 dengan tersangka Walikota Tengku Dzulmi Eldin, Rabu (30/10/2019) di Kantor Kejati Sumut, Medan.

Tampak Bambang hadir bersama tim hukumnya Yurinah Rahma.

Saat ditanyai oleh awak media apakah kehadirannya sebagai tim hukum para pejabat yang diperiksa , dirinya tampak membantah.

"Enggak tau, enggak tau saya, karena panggilan langsung ke orangnya. Tidak, saya tidak mendampingi," tuturnya saat masuk di lobi belakang Kejati Sumut sambil memakai bet tamu.

Saat ditanya apakah dirinya diperiksa sebagai saksi, Bambang tampak tak menggubris.

Amatan Tribun, yang telah hadir diperiksa sebagai saksi adalah
Kadispenda Pemko Medan Suherman Kadis Pemberdayaan Wanita, Khairunnisa dan Ajudan Walikota Aidil Putra tampak masuk ke dalam ruangan gedung belakang Kejati.

Saat masuk, Kadispenda Suherman tak banyak berkomentar, saat ditanya terkait pemeriksaan. Ia membenarkan dengan sebuah kalimat. "Ya," dengan melambaikan tangan.

Hal menarik juga terlihat yang dilakukan Khairunnisa tampak mendatangi meja pemeriksaan di Lobi belakang, dia tampak meminta HP nya yang berada di Loker kepada petugas pemeriksaan.

Namun, karena petugas tidak memiliki kunci, akhirnya Khairunnisa sempat terduduk bingung di sebuah bangu biru.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati Iskak menyebutkan ada 7 orang yang kembali diperiksa sebagai saksi hari ini.

Ada dua Kepala dinas yaitu Kadis Badan Pengelola Pajak dan Retribusi (Kadispenda) Kota Medan, Suherman dan Kadis Pemberdayaan Perempuan, Khairunnisa.

Lalu ada Bendahara Pengeluaran Bagian Umum Pemerintah Kota Medan, Ade Irmayani dan Istri Kadis Pendidikan Medan, Hafni Nasution

Juga ada Honorer Subag Protokol Pemko Medan, Andika Suhartono, Honorer Dinas PU, Wahyu Hidayat, Honorer Dinas PU Kota Medan, Devi Novita.

"Mereka diperiksa terkait kasus suap terkait proyek dan jabatan pada Pemerintah Kota Medan tahun 2019. Dimana mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka TDE," jelas Yuyuk kepada Tribun.

Sebelumnya, semalam, Selasa (29/10/2019) terdapat Enam orang saksi yang juga diperiksa dalam kasus yang sama yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wiriya Al Rahman, Staf Subag Protokoler Medan, Uli Artha Simanjuntak, Ajudan Walikota, Muhamad Arbi Utama.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved