TERUNGKAP 5 Fakta Terbaru Terkait Penganiayaan Seorang Prajurit TNI di Pasar Sukaramai Medan
Berikut 5 Fakta yang berhasil dihimpun Tribun-Medan.com, Jumat (18/10/2019), Terkait Penganiayaan Prajurit TNI di Pasar Sukaramai
Tiba-tiba, pelaku langsung memukul kepala belakang korban dengan menggunakan sebuah linggis.
Belum diketahui darimana pelaku mendapatkan linggis itu, apakah sudah dibawa dari rumah atau bahkan mengambil dari tempat lain.
Akibat tindakan pelaku, kepala belakang korban mengalami luka.
Bahkan, darah segar mengucur deras dari kepala prajurit TNI berpangkat Pratu itu.
4. Korban Kaget
Korban mengaku kaget saat tiba-tiba diserang orang tak dikenal.
"Aku mau belanja, jalan dia bawa linggis sambil pukul aku dari belakang," ucap korban.
Menurut korban, setelah melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri.
"Aku enggak tahu, habis itu lari dia (pelaku)," tutur korban.
"Aku berdarah, laporlah aku sama polsek terdekat, tiba-tiba (kejadiannya), enggak sangka sama sekali," ucap korban menambahkan.
Belum diketahui apa motif pelaku menganiaya korban.
Namun dugaan sementara penganiayaan itu dipicu oleh masalah sengketa tanah.
5. Tanggapan Kapendam
Terkait kejadian itu, Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidi membenarkan anggotanya menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal.
"Prinsipnya satuan membantu pihak yang terlibat untuk menyelesaikan perihal di atas guna mencegah polemik negatif yang bernada provokasi," ujar Zeni, Kamis (17/10/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelaku-pemukul-anggota-tni-di-pasar-sukaramai-saat-akan-dibawa-ke-polrestabes-medan.jpg)